Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga perairan. Melalui Tim Second Fleet Quick Response (SFQR), aparat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan benih bening lobster (BBL) ilegal pada Sabtu (18/4/2026).
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Jalan Lingkar Timur, Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Atas perintah Komandan Lanal Cilacap, Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi, S.A.P., M.Tr.Opsla, tim SFQR segera bergerak melakukan pemeriksaan.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial (K) yang membawa BBL tanpa dokumen resmi menggunakan sepeda motor. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 5.859 ekor benih lobster jenis pasir dan mutiara yang dikemas dalam box styrofoam.
Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diserahkan kepada PSDKP Cilacap untuk proses hukum lebih lanjut.
Komandan Lanal Cilacap menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat serta sinergitas antara TNI AL dengan masyarakat dan instansi terkait.
“Ini bentuk kesigapan prajurit dalam menindak informasi serta komitmen kami untuk memberantas praktik ilegal yang merusak ekosistem laut,” tegasnya.
Lanal Cilacap akan terus meningkatkan pengawasan guna menjaga kelestarian dan kedaulatan sumber daya laut Indonesia.



