Hujan Deras Semalam, Tiga Titik Bencana Longsor Sebabkan Puluhan Warga di Petuguran Mengungsi

Heri C
Kondisi longsor di Desa Petuguran yang menutup jalan dan mengancam pemukiman warga, Sabtu sore (16/5/2026). (foto: Kiriman warga).

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (16/5/2026) sore memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Sedikitnya tiga lokasi terdampak longsor, yakni di Desa Purwasana, Desa Mlaya, dan Desa Petuguran.

Informasi dari BPBD Banjarnegara, dari seluruh kejadian tersebut, longsor paling parah terjadi di Dusun Jombok Jojogan RT 03 RW 06, Desa Petuguran. Material longsor menutup seluruh badan jalan desa sepanjang kurang lebih 200 meter dengan ketebalan material mencapai 20 hingga 80 sentimeter.

Kepala pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso mengatakan, selain memutus akses jalan penghubung menuju Desa Jembangan, longsor juga mengancam permukiman warga yang berada di bawah tebing dengan kemiringan lebih dari 85 derajat. Akibat kondisi tersebut, sebanyak 10 rumah yang dihuni 11 kepala keluarga atau 32 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang masih berada di lingkungan RT setempat.

Berdasarkan laporan petugas dilapangan, hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur kawasan Punggelan sejak siang hingga sore hari. Kondisi tanah yang labil diduga menjadi pemicu terjadinya longsor di sejumlah titik.

Baca juga  Curah Hujan Tinggi Selama Maret 2026, BPBD Banjarnegara Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan

“Untuk sementara warga yang terdampak dan terancam longsor sudah mengungsi ke rumah saudara terdekat demi keselamatan,” ujar Aji Piluroso, Minggu (17/5/2026)

BPBD saat cek mahkota longsor di Desa Petuguran Punggelan, Sabtu malam (16/5/2026). (Foto: BPBD Banjarnegara).
BPBD saat cek mahkota longsor di Desa Petuguran Punggelan, Sabtu malam (16/5/2026). (Foto: BPBD Banjarnegara).

BPBD Banjarnegara bersama unsur relawan, perangkat desa, Destana, dan SARKAB telah melakukan pengecekan lokasi serta koordinasi penanganan darurat dengan pemerintah desa setempat. Sejumlah kebutuhan mendesak yang dibutuhkan antara lain alat berat, logistik permakanan, kajian geologi, kendaraan tangki air, hingga perlengkapan kerja bakti.

Sementara itu, longsor juga terjadi di Dusun Kaliduren RT 01 RW 05, Desa Purwasana. Tebing setinggi sekitar 10 meter dengan lebar 5 meter longsor sekitar pukul 16.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.00 WIB.

Material longsor menutup akses jalan penghubung Dusun Kaliduren, Desa Purwasana menuju Dusun Jombok, Desa Petuguran. Akibatnya kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sedangkan akses yang tersisa hanya sekitar satu meter dan masih bisa dilewati sepeda motor.

Petugas gabungan mulai dari BPBD, TNI, Polri dan relawan lain bersama pemerintah desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. Hingga Sabtu malam, hujan di lokasi dilaporkan telah reda, namun aliran listrik masih padam.

Baca juga  Sehari, Sembilan Bencana Landa Banjarnegara Akibat Hujan Deras

Selain di Purwasana dan Petuguran, longsor juga dilaporkan terjadi di Dusun Kaliwadas RT 06 RW 02, Desa Mlaya. Material longsor menutup sebagian badan jalan dusun, namun jalur tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan tidak mengancam permukiman warga.

“Warga di wilayah rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan di wilayah Banjarnegara masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir,” kata Aji.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!