Bincang Pendidikan di SMPN 1 Banjarnegara, Bupati Dorong Pendidikan Inklusif

Syarif TM
Bupati Banjarneara dalam acara bincang pendidikan di SMPN 1 Banjarnegara. (dok. kominfo)

HADIR dalam acara bincang pendidikan di SMPN 1 Banjarnegara, bupati Amalia Desiana kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan bertema “Pendidikan untuk Semua: Lintas Generasi, Lintas Profesi” tersebut menghadirkan berbagai unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, akademisi, hingga peneliti nasional. Dalam acara itu, Bupati Amalia hadir sebagai keynote speaker didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Banjarnegara, Teguh Handoko.

Turut hadir dalam forum tersebut para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah SD, SMP, dan SMA se-Banjarnegara. Selain itu, dua narasumber nasional juga memberikan pemaparan, yakni Jebul Suroso dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional, Haryo Bimo Setiarto.

Pendidikan Jadi Fondasi Masa Depan Banjarnegara

Dalam sambutannya, Amalia Desiana menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Menurutnya, kemajuan Banjarnegara tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga  Bentuk Komitmen Sosial, PLN Indonesia Power UBP Mrica Salurkan 210 Paket Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

“Pendidikan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Banjarnegara ke depan. Cita-cita besar itu membutuhkan proses, dan pendidikan adalah salah satu jalannya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan yang berjalan seimbang antara sektor pendidikan dan infrastruktur. Menurut Amalia, akses jalan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung pemerataan pendidikan hingga ke wilayah pelosok.

Selain itu, Amalia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi tantangan pembangunan, termasuk perkembangan teknologi yang semakin cepat dan memengaruhi pola kehidupan serta dunia pendidikan.

“Kita hadir di sini untuk belajar dan memberikan kontribusi bagi Banjarnegara. Membangun daerah ini tidak bisa dilakukan sendiri. Semua harus bergerak bersama menghadapi tantangan besar, termasuk perkembangan teknologi yang sangat cepat,” katanya.

SMPN 1 Banjarnegara Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Kepala SMP Negeri 1 Banjarnegara, Purnomo mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan di Banjarnegara.

Menurutnya, forum diskusi lintas profesi dan lintas generasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran bersama dalam menciptakan pendidikan yang lebih humanis, bermanfaat, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Baca juga  Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Bagi Keluarga Rusmini Dalam Pendidikan

“Ini menjadi energi positif untuk terus bergerak bersama memajukan pendidikan di Banjarnegara,” ujarnya.

Purnomo menambahkan, kegiatan itu juga menjadi ruang lahirnya berbagai gagasan inspiratif guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta adaptif terhadap perubahan teknologi dan sosial.

SMPN 1 Banjarnegara dan UMP Teken Nota Kesepahaman

Rangkaian kegiatan berlangsung dinamis melalui sesi pemaparan materi, talkshow, hingga diskusi interaktif. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara SMPN 1 Banjarnegara dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebagai langkah memperkuat sinergi pendidikan.

Selain itu, dibentuk pula calon pengurus Ikatan Alumni SMPN 1 Banjarnegara sebagai wadah mempererat jejaring lintas generasi guna mendukung kemajuan sekolah dan dunia pendidikan di Banjarnegara.

*Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!