Isu Teror Pocong, Kapolres Banjarnegara Imbau Warga Jangan Percaya dan Tetap Perkuat Siskamling

Heri C
Aparat dari Polsek Wanayasa saat patroli dan memberikan edukasi pada warga terkait penguatan siskamling, Minggu malam (24/5/2026). (Foto: Polsek Wanayasa)

Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu teror pocong yang belakangan ramai diperbincangkan di sejumlah wilayah. Polisi menegaskan kabar tersebut merupakan hoaks yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Kapolres meminta warga tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial dan grup percakapan.

“Jangan mudah percaya isu-isu yang belum tentu benar. Informasi tentang teror pocong yang ramai itu hoaks. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak membuat suasana semakin gaduh,” kata Marsika, Senin (25/4/2026).

Meski demikian, Kapolres tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan melalui ronda malam dan kegiatan siskamling. Menurutnya, kewaspadaan warga tetap penting untuk mencegah tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya.

Ia menilai budaya ronda dan siskamling selama ini terbukti efektif menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian antarwarga. Namun kewaspadaan itu jangan sampai berubah menjadi aksi main hakim sendiri ataupun menyebarkan ketakutan.

Baca juga  Gandeng Baznas, Rutan Perkuat Pembinaan WB Lewat Program Pendidikan dan Sosial

“Kegiatan ronda tetap perlu ditingkatkan. Tapi jangan karena isu yang tidak benar kemudian masyarakat menjadi takut berlebihan atau malah bertindak sendiri tanpa memastikan fakta,” ujarnya.

Polres Banjarnegara juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Polisi memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Selain itu, warga diimbau lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak ikut menyebarkan foto, video, maupun narasi yang belum terverifikasi. Sebab, penyebaran informasi palsu dinilai dapat memperkeruh keadaan dan memunculkan kepanikan.

Kapolres menegaskan keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Karena itu, ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga tetap dijaga di tengah maraknya informasi menyesatkan di media sosial.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!