Outing Class di SMK Negeri 1 Wanayasa, Murid TK PGRI Pesantren Belajar Bikin Pizza

Nestya Zahra
Anak TK PGRI saat bikin pizza di SMK Negeri 1 Wanayasa. (dok.pribadi)

SUASANA berbeda terlihat di SMK Negeri 1 Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Dimana puluhan anak dari TK PGRI Al-Ikhlas Pesantren tampak antusias mengenakan topi koki dan celemek layaknya chef profesional saat mengikuti kegiatan outing class yang dikemas dalam pembelajaran kreatif membuat pizza mini.

Kegiatan edukatif tersebut tidak hanya menjadi sarana bermain yang menyenangkan, tetapi juga dirancang untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi anak sejak usia dini melalui pengalaman belajar langsung.

Dengan penuh semangat, para peserta mulai menata adonan pizza, mengoleskan saus, hingga menyusun berbagai topping sesuai imajinasi mereka. Hasilnya, beragam kreasi pizza unik dan menarik tercipta dari tangan-tangan mungil para peserta.

Belajar Sambil Bermain untuk Mengembangkan Keterampilan Anak

Selain belajar membuat pizza mini, anak-anak juga diajak mengikuti aktivitas kreatif lainnya berupa pembuatan pin hias. Kegiatan tersebut bertujuan melatih kemampuan motorik halus sekaligus mengembangkan daya imajinasi dan rasa percaya diri peserta didik.

Baca juga  Lakukan Kunjungan ke Kemenag, Ini Target KPU Banjarnegara

Kepala TK PGRI Al-Ikhlas Pesantren, Sulastri, mengatakan bahwa pembelajaran di luar kelas memberikan pengalaman yang lebih bermakna dibandingkan metode belajar konvensional.

Menurutnya, melalui praktik langsung, anak-anak lebih mudah memahami berbagai keterampilan dasar sekaligus belajar berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar mandiri, berinteraksi dengan teman-temannya, serta mengembangkan kreativitas dan kemampuan sosial mereka,” ujarnya.

Metode pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning dinilai efektif untuk meningkatkan rasa ingin tahu anak sekaligus membangun karakter positif sejak usia dini.

SMK Negeri 1 Wanayasa Kenalkan Dunia Keterampilan Sejak Dini

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Wanayasa, Anggara Aditya, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara sekolah dengan berbagai lembaga pendidikan di wilayah sekitar.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman belajar, tetapi juga mengenalkan lingkungan pendidikan vokasi kepada anak-anak melalui aktivitas yang sederhana, menyenangkan, dan edukatif.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memberi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dunia keterampilan secara sederhana dan edukatif,” katanya.

Baca juga  Bupati: BUMDesma Harus Lebih Inovatif dan Taat Regulasi

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diperkenalkan pada berbagai aktivitas yang dapat melatih kreativitas, ketelitian, serta kemampuan bekerja sama dengan teman sebaya.

Outing Class Jadi Media Pembentukan Karakter Anak

Konsep pembelajaran interaktif seperti outing class semakin banyak diterapkan karena mampu memberikan pengalaman nyata yang sulit diperoleh di dalam ruang kelas.

Selain menambah wawasan dan keterampilan baru, kegiatan ini juga membantu anak memahami pentingnya kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan keberanian dalam mengekspresikan ide kreatif mereka.

Kegiatan koki cilik yang digelar di SMK Negeri 1 Wanayasa tersebut menjadi contoh bahwa proses belajar dapat berlangsung dengan cara yang menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukasi yang diberikan.

Melalui pengalaman langsung seperti membuat pizza mini dan kerajinan kreatif, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih kreatif, mandiri, percaya diri, serta memiliki kemampuan sosial yang baik sejak usia dini.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.