Tren Sepak Bola Bertahan di Piala Dunia 2026: Arab Saudi dan Cape Verde Dapat 1 Poin

Djamal SG
Ilustrasi artikel sepak bola bertahan di Piala Dunia 2026. (Image by Sepp from Pixabay)

Sebagian tim yang bermain di Piala Dunia 2026 memilih sepak bola bertahan. Lalu mereka melakukan serangan balik cepat. Itu adalah cara yang dilakukan untuk mendapatkan hasil positif. Australia adalah yang paling sukses dengan cara itu. Mereka mampu mengalahkan Turki 2-0.

Terbaru, Cape Verde memilih bertahan ketika melawan Spanyol. Dengan modal bertahan, Cape Verde mampu mendapatkan satu poin yang sangat berharga.

Sepak Bola Bertahan Menumpuk Banyak Pemain

Cape Verde sangat kentara bertahan ketika melawan Spanyol, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Mereka menumpuk pemain di belakang agar Spanyol tak  bisa mencetak gol. Cara itu otomatis membuat Spanyol sangat superior dalam penguasaan bola. Tapi, Spanyol tak bisa mencetak gol.

Laga berakhir 0-0 dengan statistik penguasaan bola milik Spanyol yakni 74 berbanding 26 persen. Spanyol memiliki 27 tembakan ke arah gawang Cape Verde. Sementara Cape Verde hanya melakukan enam tembakan ke arah gawang Spanyol.

Baca juga  Imbas Kericuhan, Rencana Laga Persibas Banyumas vs Persekat Kemungkinan Batal

Di laga lain, Arab Saudi sekalipun tidak bertahan total, tetap terlihat bagaimana terus digempur oleh Uruguay, Selasa (16/6/2026). Arab Saudi bahkan baru bisa melakukan tembakan tepat sasaran ke gawang Uruguay di menit 38. Arab Saudi terus memanfaatkan bola mati sampai kemudian mencetak gol di menit 41 melalui Al Amri. Uruguay baru bisa menyamakan kedudukan menit 80 melalui Maximiliano Araujo. Laga berakhir dengan 1-1.

Kemungkinan Kembali Bertahan

Cape Verde kemungkinan akan kembali bertahan ketika melawan Uruguay pada 22 Juni 2026. Mereka akan berusaha mendapatkan setidaknya satu poin ketika melawan Uruguay. Baru di laga terakhir melawan Arab Saudi pada 27 Juni 2026, Cape Verde akan bermain terbuka melawan Arab Saudi.

Sementara Arab Saudi ada potensi melakukan pertahanan ketat ketika melawan Spanyol. Karena bagaimana pun juga, Spanyol pasti akan lebih menguasai permainan. Jika Arab Saudi main terbuka melawan Spanyol, maka Arab Saudi akan kalah. Laga melawan Spanyol akan dilaksanakan pada 22 Juni 2026.

Baca juga  Timnas Indonesia U17 Babak Belur Sebelum Piala Asia