Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti Lantik 229 Kepala Sekolah di Banyumas

Faiz Ardani
Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti saat melantik 229 Kepala Sekolah di Banyumas. (Pemkab Banyumas)
IMG 20250521 WA0008 Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti Lantik 229 Kepala Sekolah di Banyumas
Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti saat melantik 229 Kepala Sekolah di Banyumas. (Pemkab Banyumas)

SEPUTARBANYUMAS.COM – Sebanyak 229 kepala sekolah di Banyumas resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar pada Selasa, 20 Mei 2025, di Gedung Gurinda Sarwamandala, Kompleks Dinas Pendidikan Purwokerto. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, yang menyaksikan langsung prosesi pengukuhan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banyumas, Eko Prijanto, menjelaskan bahwa dari total 229 kepala sekolah yang dilantik, sebanyak 85 di antaranya mengalami mutasi, sementara 144 lainnya mendapat promosi jabatan.

“Untuk mutasi minimal sudah menjabat 2 tahun sebagai kepala sekolah di sekolah sebelumnya. Dan yang lolos sebagai kepala sekolah saat ini tentunya sudah lulus seleksi, mulai dari seleksi administrasi dan lainnya,” ujarnya.

Dihadapan kepala sekolah terlantik, Wabup Lintarti mengingatkan peran penting yang harus diemban kepala sekolah dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks dengan kurikulum yang terus berkembang, perkembangan teknologi, perbedaan latar belakang siswa, tuntutan kompetensi abad 21 hingga isu-isu terkait karakter dan akhlak mulia peserta didik.

Baca juga  Puting Beliung Terjang Ratusan Rumah di Kotayasa Banyumas, Warga Terpaksa Mengungsi 

“Dalam situasi seperti ini, peran kepala sekolah menjadi sangat vital dan strategis. Kepala sekolah bukan sekedar manajer administratif, tetapi merupakan pemimpin, motivator, inovator, sekaligus teladan bagi seluruh warga sekolah,” uajrnya.

Menurutnya, seorang kepala sekolah harus mampu mengelola sumber daya sekolah dengan optimal, baik sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, maupun lingkungan sosial sekolah.

“Saudara harus mampu menjadi agen perubahan yang mampu menggerakan seluruh komponen sekolah menuju pendidikan yang lebih berkualitas dan berkarakter,” tegasnya.

Oleh karenanya, pada kesempatan tersebut ia menitipkan 5 hal yang perlu diperhatikan dalam mengemban amanah sebagai seorang kepala sekolah, yakni membangun budaya sekolah yang positif dan inklusif, meningkatkan kinerja guru dan tenaga pendidik, fokus pada peningkatan mutu peserta didik, berani berinovasi, membangun kemitraan yang kuat dan menjaga integritas serta profesionalisme.

“Mari kita jadikan sekolah-sekolah di Banyumas sebagai tempat terbaik untuk belajar dan bertumbuh,” pungkasnya.