BPBD Kebumen terjunkan tim untuk bantu penanganan longsor yang terjadi di Majenang Cilacap. BPBD menerjunkan tim pada Jumat (14/11/2025) sore. Tim dari BPBD Kebumen dilepas oleh Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Udy Cahyono.
Dikutip dari Instagram BPBD Kebumen, tim yang diterjunkan didukung dengan peralatan sesuai kebutuhan lapangan serta perwakilan relawan yang siap membantu proses pencarian, evakuasi, dan penanganan darurat. Disebutkan, pengiriman personel ini adalah dukungan lintas daerah dalam upaya percepatan penanganan bencana yang sedang ditangani tim SAR di Majenang.
Personel BPBD Kebumen Diminta Jaga Fisik
Kalaksa BPBD Kebumen menegaskan pentingnya keselamatan selama bertugas. Kalaksa mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga kondisi fisik, menjaga kekompakan, dan mengutamakan prosedur keselamatan.
“Tetap jaga kesehatan, jangan lupa berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, dan yang utama adalah keselamatan seluruh tim selama penugasan ini,” pesan Udy saat pelepasan tim.
Diketahui, longsor di Majenang ini memang jadi sorotan karena banyaknya korban. Bahkan, Polri memberikan pernyataan khusus terkait bencana longsor di Majenang ini. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada, Jumat (14/11/2025) mengungkapkan, Polri bekerja all out dalam misi kemanusiaan ini. Dia mengatakan, setiap personel dikerahkan dengan penuh tanggung jawab, menggabungkan pencarian manual, dukungan anjing pelacak, serta layanan trauma healing bagi keluarga korban.
Totalnya, jajaran Polri mengerahkan 155 personel. Jumlah itu terdiri atas 125 personel Polresta Cilacap dan 30 personel Brimob. Selain itu, menurunkan 4 anjing pelacak (K9) untuk memperkuat operasi pencarian korban longsor di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.
Puluhan Korban
Diketahui, longsor yang terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.20 WIB. Mulanya ada suara gemuruh dari perbukitan sebelum material tanah dalam volume besar menimbun rumah-rumah warga.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa tiga korban ditemukan, 20 korban masih dalam pencarian. Upaya pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir hujan lebat memang terjadi di sebagian Jawa Tengah. Bahkan, BMKG menyebutkan bahwa hujan sangat lebat termasuk terjadi di Jawa Tengah pada pekan ini.
*Anda bisa melihat informasi lain di Instagram kami.





