Hari ke-3! 9 Anjing PelacakAnjing Pelacak & 9 Alat Berat Dikerahkan Cari 20 Korban Longsor Majenang. Upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, terus dikebut. Memasuki hari ketiga operasi SAR pada Sabtu (15/11), tim gabungan melakukan penyisiran lebih intensif dengan peralatan dan personel yang makin diperkuat.

Sembilan Anjing Pelacak Diterjunkan
Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, mengatakan bahwa sebanyak 9 anjing pelacak dari Kantor SAR Cilacap dan Polda Jawa Tengah serta 9 alat berat diterjunkan untuk mempercepat proses pencarian para korban yang masih hilang.
“Sembilan anjing pelacak dari Kantor SAR Cilacap dan Polda Jateng serta sembilan alat berat diterjunkan guna membantu proses pencarian di lapangan,” ungkapnya.
Operasi kali ini dibagi menjadi lima worksite dengan target berbeda:
1️⃣ Worksite A-1: pencarian 3 orang
2️⃣ Worksite A-2: pencarian 7 orang
3️⃣ Worksite A-3: pencarian 4 orang
4️⃣ Worksite B-1: pencarian 4 orang
5️⃣ Worksite B-2: pencarian 2 orang

Pembagian area ini dilakukan agar proses evakuasi berjalan efektif dan tim dapat memperluas wilayah penyisiran dampak longsor yang cukup parah.
Posko terpadu yang berada di lokasi juga terus memperkuat koordinasi lintas instansi, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan hingga masyarakat setempat. Penyediaan logistik, komunikasi, peralatan evakuasi hingga dukungan medis dilakukan secara terpadu demi menjaga keselamatan para petugas dalam misi kemanusiaan ini.
Diketahui, sebanyak 20 warga masih dalam pencarian, terdiri dari 6 warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Semua pihak berharap kondisi cuaca mendukung sehingga proses pencarian bisa berjalan lancar dan korban segera ditemukan.
Sementara itu, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan karena curah hujan di wilayah Majenang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.





