Terbawa Arus Hingga 53 Kilometer, Korban Hanyut di Banjarnegara Ditemukan Meninggal Dunia

Nestya Zahra
Tim saat melakukan persiapan evakuasi korban hanyut di Sungai Serayu. Korban ditemukan meninggal dunia di wilayah Kemangkon PUrbalingga. (dok.PMI)

SETELAH dilakukan pencarian secara intensif selama 2 x 24 jam, pemuda asal Palembang bernama FM (20) yang hanyut terbawa arus di Sungai Serayu akhirnya ditemukan. Korban hanyut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Depo Pasir Karang Tengah, Desa Plumutan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, pada Sabtu (15/11/2025) sore.

Penemuan tersebut berada sekitar 53,2 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut di Dusun Karangtanjung, Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara.

Korban Hanyut Ditemukan di Depo Pasir Karang Tengah

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, SAR, dan relawan berhasil mengevakuasi korban hanyut di sekitar Depo Pasir, tepatnya di RT 02 RW 03 Desa Plumutan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga. Usai dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum berkoordinasi dengan keluarga korban.

FM merupakan warga Sinar Panijauan, Ogan Komering Ulu, yang tengah mengikuti kursus di salah satu LPK di Kecamatan Purwanegara sebagai persiapan kerja ke Korea.

Baca juga  Pelti Banjarnegara Loloskan 5 Nomor di Porprov

Kronologi: Terpeleset Saat Kembali Mengambil Ponsel

Berdasarkan keterangan saksi, musibah terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 16.20 WIB. Saat itu, FM bermain air bersama rekannya L (24). Debit air sungai tiba-tiba meningkat, sehingga L mengajak FM untuk pulang.

Namun FM masih ingin menghabiskan rokok terlebih dahulu. Ketika hendak menuju tepian sungai, ia teringat ponselnya tertinggal di atas batu dan kembali turun untuk mengambilnya. Kondisi air yang sudah mencapai dada membuat korban kehilangan keseimbangan.

FM terpeleset dan terseret arus deras. L sempat mencoba menyelamatkan, namun pegangan keduanya terlepas. Dalam hitungan detik, korban hilang terbawa arus Sungai Serayu yang tengah meluap.

Sempat Rekam Video Sebelum Musibah

Sebelum kejadian tragis tersebut, FM sempat merekam video menggunakan ponselnya saat bermain di tepi Sungai Serayu. Dalam video yang beredar, ia tampak menikmati suasana sembari mengisap rokok tanpa mengenakan baju. Rekaman itu diambil hanya beberapa menit sebelum air meningkat dan menyeretnya.

Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul

James, salah satu rekan korban, mengatakan bahwa FM sudah beberapa kali bermain maupun berenang di Sungai Serayu sejak tinggal di Banjarnegara.

Baca juga  Tahan Imbang Persikama 1-1, Persibara Banjarnegara Gagal Raih Poin Penuh di Laga Perdana

“Saya juga pernah bersama korban bermain dan berenang di sungai. Dia sering merekam momen itu dan mengunggahnya di media sosial,” ungkap James.

Ia mengenal FM selama empat bulan terakhir saat mereka sama-sama mengikuti pelatihan kerja di LPK Purwanegara. Menurut James, FM dikenal sebagai sosok yang ramah, lucu, dan mudah bergaul dengan teman-temannya.

Pencarian Berakhir

Dengan ditemukannya jenazah FM, proses pencarian resmi dinyatakan selesai. Semua tim dan unsur yang terlibat kemudian dibubarkakn dan kembali pada pos atau satuan masing-masing.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!