Tim DVI Polri Ungkap Identitas 3 Korban Longsor Majenang: Ini Daftar Lengkapnya! Upaya penanganan korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, terus dikebut. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dari Polda Jawa Tengah bersama Seksi Dokkes Polresta Cilacap bekerja intensif untuk memastikan identitas setiap korban terverifikasi secara ilmiah dan akurat.

Tim DVI Buka Posko Ante Mortem di RSUD Majenang
Proses identifikasi korban dilaksanakan di Posko Ante Mortem RSUD Majenang. Sementara ini, Tim DVI berhasil mengungkap identitas tiga korban, masing-masing Julia (20), Maya (14), dan Wahyuni (47). Ketiganya merupakan warga Dusun Tarukahan RT 06 RW 03, Desa Cibeunying.

Korban Bertambah, Proses Identifikasi Dipercepat
Memasuki hari ketig operasi pencarian, Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan, menemukan delapan korban tambahan di sektor Worksite A-2 dan A-3. Seluruh jenazah langsung dievakuasi dan kini dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri.
Total ada lima personel DVI Polda Jawa Tengah dan empat personel DVI Polresta Cilacap yang bekerja secara bergantian. Mereka menggunakan metode ilmiah mulai dari pencocokan data gigi (odontogram), pengamatan ciri khusus, pemeriksaan properti melekat pada korban, hingga konfirmasi keluarga selamat.
Kasi Dokkes Polresta Cilacap AKP Setiyawan mewakili Kapolresta Cilacap, menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan secepat mungkin namun tetap mengutamakan ketelitian.
“Kami melakukan identifikasi dengan teliti dan sesuai prosedur DVI. Yang terpenting adalah memberikan kepastian identitas kepada keluarga agar mereka bisa segera melakukan prosesi pemakaman dengan layak,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Ia juga menegaskan bahwa tim DVI Polri akan terus bekerja hingga seluruh korban, baik yang sudah ditemukan maupun yang masih dalam pencarian, dapat teridentifikasi sepenuhnya.
“Tim DVI Polri hadir untuk memastikan setiap korban tertangani dengan hormat, cepat, dan tepat. Saat ini kami sudah menyelesaikan identifikasi korban hari pertama dan sedang melanjutkan identifikasi korban yang ditemukan pada hari kedua,” tambahnya.

12 Korban Masih Hilang
Setiyawan menambahkan, seluruh korban baik yang sudah ditemukan maupun yang masih hilang akan terus ditangani dengan penuh hormat.
Hingga hari keempat, masih ada 12 warga yang dinyatakan hilang. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, relawan dan masyarakat terus menyisir lokasi longsor guna menemukan seluruh korban.







