Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > PSCS Cilacap Absen Liga 4! Krisis Saham hingga Sponsor Mandek, Bupati Syamsul Buka Suara
CilacapOlahraga

PSCS Cilacap Absen Liga 4! Krisis Saham hingga Sponsor Mandek, Bupati Syamsul Buka Suara

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 29 November 2025 16:30
Faiz Ardani
Membagikan
PSCS
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman buka suara soal polemik PSCS Cilacap dan absen Liga 4. (Faiz Ardani).
Membagikan

PSCS Cilacap Absen Liga 4! Krisis Saham hingga Sponsor Mandek, Bupati Syamsul Buka Suara. Kekecewaan mendalam menyelimuti masyarakat Kabupaten Cilacap. Klub kebanggaan mereka, PSCS Cilacap, dipastikan tidak akan berlaga di Liga 4 Jawa Tengah pada musim kompetisi 2025/2026.

Contents
  • PSCS Cilacap diujung Tanduk
  • PSCS Cilacap Penuh Dinamika

Kepastian tersebut menjadi pukulan berat bagi pendukung setia Laskar Nusakambangan, yang selama bertahun-tahun selalu setia mendukung perjalanan klub, mulai dari kejayaan ketika bersaing di Divisi Utama (Liga 2), hingga kini harus berjuang di kasta terbawah sepak bola Indonesia.

PSCS Cilacap diujung Tanduk

Masalah yang menimpa PSCS Cilacap bukan muncul tiba-tiba. Akar persoalan telah lama mencuat ke permukaan. Mulai dari gejolak internal manajemen, mundurnya Direktur Utama, isu pemain terlantar, hingga proses akuisisi yang tak kunjung jelas penyelesaiannya.

Harapan sempat menyala ketika Tim BBR bersama kelompok suporter Laskar Nusakambangan berinisiatif mengambil alih klub. Namun langkah itu gagal jelang tenggat pendaftaran Liga 4 karena adanya “keputusan sepihak” yang dianggap menghambat kesepakatan.

Baca juga  Sindy Syakir Mundur, Teti Rohatiningsih Menguat Jadi Calon Tunggal Golkar Cilacap
PSCS
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman buka suara soal polemik PSCS Cilacap dan absen Liga 4. (Faiz Ardani).

PSCS Cilacap Penuh Dinamika

Melihat situasi yang semakin memanas, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman akhirnya memberikan pernyataan resmi. Ia menegaskan bahwa Pemkab Cilacap tidak tinggal diam dalam menyikapi dinamika PSCS.

“Beberapa waktu yang lalu kami berupaya untuk memfasilitasi teman-teman. Yang pertama kita memfasilitasi dulu ada Mas Suhud yang ditunjuk oleh Pak Gede selaku penguasa mayoritas saham,” ujar Bupati Syamsul, Sabtu (29/11/2025).

Bupati Syamsul mengungkap bahwa Pemkab juga sudah berusaha mencarikan sponsor untuk menyelamatkan klub. Namun upaya itu terhambat oleh ketidakjelasan status saham.

“Perusahaan ataupun rekanan yang mau memberikan sponsorship menanyakan bagaimana sahamnya sudah dibawa ke Cilacap atau belum. Karena itu memang kita tidak memiliki uang untuk membiayai,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa negosiasi terakhir bersama pemilik saham mayoritas, Fanny Irawatie, sempat menyentuh titik terang. Nilai kesepakatan saham berada di angka Rp1 miliar dengan penguasaan mayoritas sebesar 75 persen. Tetapi mendadak nilai itu berubah menjadi Rp2 miliar, sehingga investor lokal dan suporter merasa tidak ada konsistensi dalam pembicaraan.

Baca juga  PSI Cilacap Banjir Karangan Bunga di HUT ke-11! Dukungan Mengalir untuk Bos Edy

“Begitu ada tanda tangan kesepakatan itu, ternyata kami mendapatkan informasi laporan jadi naik Rp2 miliar. Sehingga teman-teman dari Laskar ini merasa ada ketidakkonsistenan dari pemilik saham mayoritas,” ujarnya.

Bupati menyebut pihaknya sebenarnya sudah menyiapkan sejumlah dukungan strategis seperti pengajuan perbaikan stadion melalui CSR perusahaan. Namun, semuanya terhenti karena status kepemilikan yang belum final.

“Karena ini kembali lagi ada tidaknya kejelasan itu ya saya tidak bisa apa-apa. Karena memang secara aturan kita APBD belum bisa. Nanti kalau memang ada aturan, pasti kita akan anggarkan untuk optimalisasi pengembangan PSCS,” tuturnya.

Meski kondisi tampak buntu, ia memastikan masih melakukan upaya penyelamatan klub. “Saya sementara ini juga masih mencoba untuk mencari investor yang barangkali mau dengan komitmen yang sekarang,” pungkasnya.

Absennya PSCS Cilacap dari Liga 4 bukan hanya kehilangan satu musim, tetapi juga sinyal ancaman terhadap keberlanjutan klub. Namun bagi masyarakat Cilacap, PSCS bukan sekadar klub sepak bola tetapi identitas, kebanggaan, dan cerita panjang perjuangan. Karena itu, harapan untuk kebangkitan Hiu Selatan masih terus menyala. PSCS harus kembali, bukan perlahan menghilang.

Baca juga  Gawat! Residivis Asal Banyumas Tertangkap Bawa Puluhan Paket Sabu di Cilacap
TAG:AkuisisiPSCSBeritaCilacapHiuSelatanKrisisPSCSLaskarNusakambanganLiga4JatengPSCScilacapSepakBolaCilacapSponsorPSCSSyamsulAuliyaRachman
Artikel Sebelumnya Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan Bupati menandatangani persetujuan bersama Raperda APBD tahun 2026, di rapat paripurna DPRD Purbalingga, Jumat (28/11/2025). (Foto :Prokopim Setda Purbalingga). Pemkab dan DPRD Purbalingga Setujui Raperda APBD Purbalingga 2026 
Artikel Selanjutnya Jembatan cikakak wangon banyumas Jembatan Cikakak Ambruk, Akses Warga Terputus
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

timnas indonesia
Olahraga

Timnas Indonesia Tak Diuntungkan Jadwal pada Sepak Bola Sea Games 2025

Oleh Djamal SG
Persibas
BanyumasOlahraga

Persibas vs Persik Berakhir 0-0

Oleh Djamal SG
Persibas
BanyumasOlahraga

Persibas vs Persik, Ini 13 Larangan untuk Penonton

Oleh Djamal SG
Raperda apbd cilacap 2026
CilacapEkonomi

Anggaran dari Pemerintah Pusat Dipotong Rp 393 M, Ini Rincian Kegiatan di Cilacap yang Dipangkas di 2026

Oleh Redaksi
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?