MENJELANG Hari Raya Idulfitri 2026, pasokan gas LPG 3 kg atau yang dikenal sebagai gas melon di Kabupaten Banjarnegara dipastikan aman. Pemerintah bersama pihak distributor menambah kuota distribusi hingga 300 persen dari kebutuhan harian normal untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama libur Lebaran.
Tambahan pasokan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan LPG bersubsidi selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.
Kuota Harian 32.500 Tabung, Ekstra Pasokan Didistribusikan Bertahap
Koordinator LPG 3 kilogram Banjarnegara, Supono, menjelaskan bahwa pada hari biasa Kabupaten Banjarnegara memperoleh kuota sekitar 32.500 tabung LPG 3 kg per hari.
Distribusi tersebut disalurkan melalui 17 agen dan sekitar 1.660 pangkalan LPG 3 Kg yang tersebar di berbagai wilayah di Banjarnegara. Menjelang Lebaran tahun ini pemerintah telah menyetujui tambahan pasokan hingga tiga kali lipat dari kuota harian normal.
“Tahun ini Banjarnegara mendapatkan tambahan hingga 300 persen dari kuota harian. Distribusinya dilakukan dalam beberapa tahap,” ujar Supono.
Menurutnya, tambahan pasokan tersebut dijadwalkan datang pada beberapa hari penting menjelang dan setelah Lebaran, termasuk pada 19 Maret serta 22 Maret, yang bertepatan dengan periode libur panjang setelah Idulfitri dan Hari Raya Nyepi.
Distribusi LPG 3 Kg Didukung Armada Truk dan SPBE Lokal
Untuk memperlancar distribusi, pasokan LPG 3 Kg tambahan akan dikirim menggunakan puluhan armada truk tangki.
Supono menyebutkan sedikitnya 54 truk pengangkut LPG 3 kilogram akan memasok kebutuhan gas melon di Banjarnegara selama periode tersebut. Selain itu, ketersediaan pasokan juga didukung oleh dua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang beroperasi di wilayah Banjarnegara.
Dengan dukungan fasilitas tersebut, diharapkan distribusi LPG dapat berjalan lancar tanpa hambatan logistik. “Kami juga menyiapkan beberapa pangkalan yang siaga 24 jam agar masyarakat tidak sampai mengalami kekurangan LPG,” katanya.
Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Tambahan pasokan LPG 3 kilogram ini merupakan bagian dari kebijakan Pertamina Patra Niaga yang meningkatkan distribusi gas bersubsidi di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama masa libur panjang Lebaran.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi.
Supono mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok LPG di Banjarnegara dipastikan dalam kondisi aman.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok gas melon aman dan cukup selama Lebaran, jadi belilah sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan LPG 3 Kg sesuai peruntukannya, yakni LPG 3 kilogram diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sedangkan masyarakat mampu dianjurkan menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas.
Selain itu, warga diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar terkait kelangkaan gas.
“Jangan mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.




