Peringati Bulan K3, PLN Indonesia Power Mrica Perkuat Kesehatan Mental dan Aksi Donor Darah

Syarif TM
PLN Indonesia Power UBP Mrica Banjarnegara memperingati Bulan K3 melalui seminar kesehatan mental dan aksi donor darah. (dok. PT IP)

PERINGATAN Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PLN Indonesia Power UBP Mrica tahun ini terasa berbeda. Melalui agenda bertajuk Safety & Healthy Days: Mental Health Talk & Donate Your Blood, perusahaan menekankan bahwa budaya K3 tidak hanya berbicara soal keselamatan fisik, tetapi juga kesehatan mental karyawan.

Kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Kantor UBP Mrica ini diikuti pegawai PLN Indonesia Power UBP Mrica, PLN IP Services, serta pegawai sub unit yang bergabung secara daring melalui Zoom Meeting.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, Nazrul Very Andhi, menegaskan bahwa kekuatan perusahaan terletak pada kualitas sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan aset pembangkit harus berlandaskan prinsip PPP (Proses, People, Performance).

Menurutnya, aspek people menjadi fondasi utama keberhasilan perusahaan. Karena itu, kesehatan mental dan fisik pegawai harus dijaga secara seimbang.

“Perusahaan yang kuat dimulai dari SDM yang sehat jiwa dan raganya. Melalui seminar ini, kita memperkaya pemahaman agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mental yang kuat juga perlu dibentengi nilai keimanan agar tetap tangguh menghadapi tantangan,” ujarnya.

Baca juga  Persibara dan PSCS Tumbang di Laga Perdana Kualifikasi Porprov XVII Jateng

Kesehatan Lingkungan Kerja Cegah Toxic Productivity

Seminar menghadirkan narasumber Kurniasih Dwi P., M.Psi., yang membahas pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan suportif.

Ia menekankan bahwa produktivitas tidak boleh mengorbankan kesehatan diri. Konsep bekerja secara sehat tanpa terjebak toxic productivity menjadi salah satu poin utama yang disampaikan.

“Lingkungan kerja yang nyaman memungkinkan kita bekerja optimal tanpa mengorbankan kesehatan mental. Karyawan perlu memahami keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan perawatan diri,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi, baik yang hadir secara langsung maupun daring. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait stres kerja dan manajemen emosi.

Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial Pegawai

Selain seminar, kegiatan juga diisi dengan aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata terhadap kemanusiaan.

Kegiatan ini menjadi simbol bahwa budaya K3 tidak hanya berhenti pada internal perusahaan, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat luas.

Melalui rangkaian acara tersebut, PLN Indonesia Power UBP Mrica berharap seluruh insan perusahaan semakin sadar bahwa keselamatan kerja, kesehatan mental, dan kepedulian sosial merupakan satu kesatuan dalam menciptakan kinerja yang produktif dan berkelanjutan.

Baca juga  Razia Rumah Kos di Banjarnegara, Satu Penghuni Dinyatakan Reaktif HIV

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!