Kapan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN Banjarnegara cair? Pertanyaan itu mulai ramai pada pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memastikan anggaran THR tahun 2026 telah disiapkan dan tinggal menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menegaskan, pembayaran THR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Tentu saja THR bagi ASN Banjarnegara akan kita bayarkan. Saat ini kami masih menunggu Peraturan Pemerintah dan petunjuk teknis dari pusat,” ujarnya.
Pencairan THR Menunggu PP dan Juknis dari Pemerintah Pusat
Menurut Amalia, Pemkab Banjarnegara tidak ingin mendahului regulasi. Begitu Peraturan Pemerintah (PP) dan petunjuk teknis (juknis) diterbitkan, pencairan THR akan segera diproses.
Ia memastikan, dari sisi kesiapan anggaran, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sesuai ketentuan. Namun jadwal pasti pencairan tetap menunggu payung hukum resmi.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa THR bagi ASN, TNI, dan Polri berpotensi cair pada awal atau pekan pertama puasa. Meski demikian, tanggal detail pencairan belum diumumkan.
“Kalau aturan sudah turun, pasti langsung kita tindak lanjuti. Jadi kita tunggu saja tanggal pastinya,” katanya.
Komponen THR ASN 2026
Kebijakan pemberian THR dan gaji ke-13 diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa komponen THR untuk PNS meliputi:
- Gaji pokok
- Tunjangan melekat
- Tunjangan kinerja hingga 100 persen (untuk ASN pusat, TNI, Polri, dan hakim)
Sementara untuk ASN daerah, besaran THR disesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing pemerintah daerah. Adapun pensiunan akan menerima THR sebesar uang pensiun bulanan.
Dorong Perputaran Ekonomi Jelang Idulfitri
Pemerintah memastikan pencairan THR dilakukan secara transparan dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.
Selain memberi kepastian bagi ASN, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi daerah menjelang Idulfitri. Momentum Ramadan dan Lebaran biasanya meningkatkan konsumsi masyarakat, sehingga dana THR berpotensi menggerakkan sektor perdagangan dan UMKM lokal.
Dengan kesiapan anggaran yang sudah ada, ASN Banjarnegara kini tinggal menunggu regulasi resmi dari pusat untuk memastikan tanggal pencairan THR 2026.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!




