Lupa Matikan Api di Tungku, Kandang Ayam di Kalibening Nyaris Ludes Terbakar

Heri C
Kapolsek Kalibening, Iptu Saripin saat melihat langsung kondisi lokasi TKP kebarakan di Desa/Kecamatan Kalibening, Rabu (8/4/2026). (Foto: Heri C)

Kebakaran nyaris menghanguskan kandang ayam milik warga Desa Kalibening, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Beruntung, api berhasil dipadamkan warga sekitar sebelum meluas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku sempat panik saat melihat kepulan asap membumbung dari kandang. Mereka khawatir api akan merembet ke permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Sempat kaget, karena asapnya tebal. Takutnya menjalar ke rumah-rumah, apalagi banyak kayu bakar di situ,” ujar Bari, seorang warga yang pertama kali melihat kepulan asap tersebut.

Melihat hal tersebut, dirinya langsung memberitahu warga lainnya untuk mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman mandiri menggunakan alat seadanya termasuk meminjam pemadam kecil milik Puskesmas Kalibening yang tak jauh dari lokasi.

Kapolsek Kalibening, Iptu Saripin, mengatakan kebakaran terjadi di kandang ayam milik Hj Muktifah (64), warga RT 1 RW 1 Desa Kalibening. Kandang berukuran sekitar 5 x 5 meter itu terbakar diduga akibat tungku masak yang lupa dimatikan.

Baca juga  Kebakaran Hebat Hanguskan Empat Rumah Produksi Batu Bata di Banjarnegara

“Api berasal dari tungku yang masih menyala, kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar di sekitar kandang,” ujar Saripin.

Menurut Kapolsek, saat kejadian, pemilik kandang tengah berada di Pasar Kalibening untuk berdagang. Kepulan asap pertama kali diketahui oleh Irbari (62), warga setempat yang juga adik korban.

Iptu Saripin mengatakan, berdasarkan keterangan warga, adanya kejadian tersebut, Irbari segera memberi tahu Muh Suprihono, warga lainnya. Keduanya kemudian berinisiatif meminjam alat pemadam api ringan (APAR) dari Puskesmas Kalibening untuk memadamkan api.

“Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak sempat membesar,” kata Saripin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Selain itu, kandang dan isinya juga berhasil diselamatkan sehingga tidak menimbulkan kerugian materi.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan tungku atau api terbuka, terutama saat meninggalkan rumah, guna mencegah kejadian terulang kembali.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!