Puasa Ramadan Tetap Bugar, Ini Panduan Lengkap Dinas Kesehatan Banjarnegara

Djamal SG
Dokter Latifa Hesti Purwaningtyas, M.Kes, Kepala DKK Banjarnegara berbicara terkait kesehatan di masa Ramadan. (Foto: DKK Banjarnegara)

Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara membagikan panduan komprehensif agar masyarakat tetap bugar dan produktif saat menjalankan ibadah puasa.

Kepala Dinkes Banjarnegara, dr. Latifa Hesti Purwaningtyas, M.Kes, menekankan pentingnya pola makan bergizi seimbang, hidrasi yang terjaga, serta penyesuaian aktivitas fisik agar stamina tubuh tetap optimal hingga hari kemenangan tiba.

Menurut dr. Latifa, persiapan sebelum puasa menjadi faktor penting untuk menjaga stamina tubuh. “Masyarakat perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi, serta memastikan waktu tidur cukup,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

dr. Latifa menganjurkan agar masyarakat saat sahur memilih makanan ringan namun bergizi. Menu sahur ideal mengandung karbohidrat, protein, dan serat. Asupan air putih yang cukup juga penting untuk mencegah dehidrasi sepanjang hari.

Sementara saat berbuka puasa, ia menyarankan untuk tidak langsung mengonsumsi makanan berat. “Awali dengan makanan ringan dan yang kaya kandungan air seperti buah dan sayur. Hindari langsung makan dalam porsi besar,” katanya.

Baca juga  Hutan Beralih Jadi Ladang Sayur, Warga Jatilawang Banjarnegara Was-was Ancaman Bencana Alam

Dalam hal hidrasi, masyarakat diminta memperbanyak konsumsi air putih saat berbuka dan sahur serta menghindari minuman berkafein dan tinggi gula yang justru dapat memicu dehidrasi.

Meski berpuasa, aktivitas fisik tetap dianjurkan dengan intensitas ringan seperti jalan kaki atau yoga. Olahraga berat sebaiknya dihindari. Selain itu, waktu istirahat yang cukup dinilai penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama Ramadan.

Penyakit yang Tetap Boleh Berpuasa

Dinas Kesehatan Banjarnegara juga memberikan penjelasan terkait sejumlah penyakit yang masih memungkinkan penderitanya berpuasa dengan pengawasan medis.

Beberapa kondisi tersebut antara lain hipertensi terkontrol, diabetes tipe 2 terkontrol, asma terkontrol, penyakit jantung stabil, serta penyakit ginjal ringan tanpa gejala. Namun, dr. Latifa menekankan pentingnya konsultasi dokter sebelum memutuskan berpuasa.

“Pasien tetap harus memantau tekanan darah, kadar gula darah, fungsi ginjal, serta membawa obat atau inhaler sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Bagi penderita maag atau gangguan lambung, puasa tetap dimungkinkan selama kondisi terkontrol. Namun, ada sejumlah catatan penting.

Di antaranya, berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, memilih makanan sahur yang mudah dicerna seperti nasi putih, sayur, dan buah, serta menghindari makanan pedas dan asam yang dapat memicu gejala.

Baca juga  Jelang Ramadan 2026, Pemprov Pastikan Harga Pangan Stabil di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

“Jika memiliki obat maag, minum sesuai anjuran dokter. Saat berbuka, konsumsi makanan secara bertahap dan tidak berlebihan,” kata dr. Latifa.

Rekomendasi Menu Sehat Saat Ramadan

Dinas Kesehatan juga merekomendasikan beberapa pilihan makanan dan minuman yang baik dikonsumsi selama Ramadan.

Untuk sumber karbohidrat dapat memilih nasi putih atau nasi merah serta roti gandum. Sumber protein dapat diperoleh dari ayam, ikan, telur, dan kacang-kacangan seperti kacang hijau dan kacang merah. Sayuran seperti bayam, kangkung, dan wortel juga dianjurkan.

Adapun buah-buahan yang baik dikonsumsi antara lain kurma, pisang, apel, jeruk, dan semangka karena kaya serat, vitamin, serta kandungan air.

Minuman terbaik tetap air putih sebagai sumber hidrasi utama. Susu atau yogurt juga dapat menjadi pilihan tambahan, sementara jus buah disarankan tidak terlalu manis.

“Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan gizi, pola makan teratur, dan disiplin mengontrol kondisi kesehatan,” tutur dr. Latifa.

Dengan penerapan pola hidup sehat, Dinas Kesehatan berharap masyarakat Banjarnegara dapat menjalani ibadah puasa Ramadan dengan aman, nyaman, dan tetap produktif.

Baca juga  Kembangkan Bioflok di Lahan Sempit, Rutan Banjarnegara Tebar 5.000 Benih Lele

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.