Seorang santri Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Rakit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Serayu pada Jumat, (22/5/2026). Hingga Jumat petang pukul 18.30 WIB, korban belum ditemukan dan proses pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu pagi.
Kepala pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Raib mengatakan korban diketahui bernama Raihan (13) asal Dusun Genting RT 05 RW 03, Desa Grogol, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di kawasan Kedung Putri, Sungai Serayu, wilayah Desa Rakit RT 003 RW 004, Kecamatan Rakit.
“Berdasarkan laporan petugas, korban bersama sebelas rekannya yang juga santri Pondok Darul Falah bermain dan berenang di sungai seusai menunaikan salat Jumat,” katanya.
Saat berada di sungai, korban diduga terseret arus deras hingga akhirnya tenggelam. Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban hilang terbawa arus.
Tim gabungan kemudian diterjunkan untuk melakukan operasi pencarian. Sejumlah upaya dilakukan, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet, pemantauan di sepanjang aliran sungai, hingga penyelaman di titik awal korban diduga tenggelam.
Petugas juga mengoperasikan perangkat sonar genggam Aqua Eye milik Basarnas untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah permukaan air. Namun hingga pencarian dihentikan sementara pada Jumat petang, korban belum berhasil ditemukan.
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari BPBD Banjarnegara, Basarnas Pos Wonosobo, TNI-Polri, PMI, Damkar, relawan kebencanaan, pemerintah desa, pihak pondok pesantren, serta warga sekitar.
“Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area penyisiran di aliran Sungai Serayu,” kata Raib.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



