PEMERINTAH Banjarnegara menunjukkan komitmen nyata dalam peningkatan kualitas layanan publik dengan memberikan penghargaan kepada enam unit kerja penyelenggara pelayanan publik. Dari jumlah tersebut, tiga instansi berhasil meraih predikat Pelayanan Prima.
Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja, kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara, Jumat (5/2/2026). Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil evaluasi Indeks Pelayanan Publik (IPP) yang menilai kinerja, inovasi, serta konsistensi unit kerja dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
BPPKAD, Dinsos PPA, dan Puskesmas Banjarnegara 1 Raih Predikat Tertinggi
Tiga unit kerja yang meraih predikat Pelayanan Prima masing-masing adalah Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD), Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA), serta UPTD Puskesmas Banjarnegara 1.
Sementara itu, sejumlah UPTD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga memperoleh penghargaan dengan predikat Baik dan Sangat Baik, sebagai bentuk apresiasi atas upaya peningkatan mutu layanan publik yang terus dilakukan.
Pj Sekda: Layanan Publik Bukan Sekadar Administrasi
Dalam sambutannya, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, menegaskan bahwa layanan publik tidak boleh dimaknai semata sebagai pemenuhan indikator administratif.
“Pelayanan prima bukan hanya soal angka dan laporan. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasa dilayani dengan baik, dihargai, dan didengar kebutuhannya,” ujar Tursiman.
Ia menambahkan, ruang layanan publik merupakan ruang perjumpaan kemanusiaan yang sarat dengan beragam kondisi dan emosi masyarakat. Oleh karena itu, aparatur pelayanan dituntut tidak hanya patuh pada prosedur, tetapi juga memiliki empati, kesabaran, dan kepekaan sosial.
Puskesmas Banjarnegara 1 Catat Nilai IPP Tertinggi
Salah satu capaian menonjol diraih UPTD Puskesmas Banjarnegara 1 yang berhasil memperoleh nilai IPP 4,66, tertinggi di antara unit kerja lainnya. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi dan komitmen dalam menjaga mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Banjarnegara 1, Khusnul Khotimah, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan pengingat untuk terus menjaga makna melayani.
“Angka IPP 4,66 bukan titik akhir. Ini adalah refleksi bahwa pelayanan publik hidup dari kebiasaan baik yang dijaga setiap hari, bahkan ketika tidak sedang dinilai,” katanya.
Menurut Khusnul, pelayanan prima tumbuh dari sikap sederhana namun konsisten, seperti sapaan yang tulus, kesediaan mendengar, serta pengambilan keputusan kecil yang berpihak pada kemanusiaan, meskipun di tengah keterbatasan sistem dan sumber daya.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.



