Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Gebyar Pajak Daerah, Upaya Pemkab Banjarnegara Tingkatkan Kesadaran dan Kepatuhan WP
BanjarnegaraEkonomi

Gebyar Pajak Daerah, Upaya Pemkab Banjarnegara Tingkatkan Kesadaran dan Kepatuhan WP

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 19 Desember 2025 11:39
Syarif TM
Membagikan
Gebyar Pajak Daerah
Pajak Daerah menjadi satu upaya dalam meningkatkan kesadaran para wajib pajak. (dok. Kominfo)
Membagikan

UPAYA untuk meningkatkan kesadaran dan kepautuhan para Wajib Pajak (WP) dalam membayar pajak daerah terus dilakukan oleh Pemerintah, termasuk dengan kegiatan Gebyar Pajak Daerah yang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) di Aula Sekretariat Daerah Banjarnegara, Kamis (18/12/2025).

Contents
  • Pajak Daerah Jadi Sumber Strategis PAD
  • Penerimaan Opsen PKB dan BBNKB Masih Kendala
  • APBD Banjarnegara Masih Didominasi Dana Transfer

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring dan daring dengan melibatkan para camat, kepala desa, serta para wajib pajak.

Kepala BPPKAD Banjarnegara, Aditya Agus Satria, mengatakan bahwa Gebyar Pajak Daerah diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang taat, khususnya pada kategori Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor hotel, makanan dan minuman, hiburan, parkir, serta instansi pemerintah daerah yang turut membantu pemungutan pajak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan motivasi kepada para wajib pajak agar semakin patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus mendorong instansi pemerintah daerah yang terlibat dalam pemungutan pajak. Harapannya, Pendapatan Asli Daerah bisa terus meningkat,” ujarnya.

Baca juga  Rutan Banjarnegara Resmikan Pesantren Kilat untuk Warga Binaan

Pajak Daerah Jadi Sumber Strategis PAD

Aditya menjelaskan, pajak daerah memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut untuk terus meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD.

Ia memaparkan, pada Tahun Anggaran 2024 realisasi pendapatan daerah Kabupaten Banjarnegara mencapai Rp2,34 triliun, dengan PAD sebesar Rp385,22 miliar atau sekitar 16,4 persen dari total pendapatan daerah. Sementara itu, kontribusi pajak daerah tercatat sebesar Rp86,61 miliar atau 22,4 persen dari PAD, setara dengan 3,69 persen dari total pendapatan daerah.

“Angka ini menunjukkan bahwa ketergantungan Banjarnegara terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup tinggi,” ungkapnya.

Memasuki Tahun Anggaran 2025, target pajak daerah meningkat menjadi Rp164,82 miliar seiring dengan penambahan objek pajak baru berupa opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Hingga 17 Desember 2025, realisasi pajak daerah telah mencapai Rp138,33 miliar atau sekitar 83,93 persen dari target.

Baca juga  Polres Banjarnegara Bedah Rumah Milik Tukinah di Ampelsari

Namun demikian, Aditya mengakui bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya optimal. Hingga 16 Desember 2025, dari target pendapatan daerah sebesar Rp2,28 triliun, realisasi baru mencapai Rp1,74 triliun.

Penerimaan Opsen PKB dan BBNKB Masih Kendala

Ia menjelaskan, belum optimalnya penerimaan dari opsen PKB dan BBNKB disebabkan oleh sejumlah kendala, antara lain keterbatasan kewenangan pemerintah kabupaten karena pemungutan PKB dan BBNKB dilakukan oleh pemerintah provinsi, tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor yang masih rendah, keterbatasan data kendaraan, serta kondisi perekonomian masyarakat.

Selain itu, penerimaan dari Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) juga belum maksimal. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan pengawasan terhadap aktivitas penambangan, potensi wajib pajak yang belum sepenuhnya terdata, serta masih adanya kegiatan penambangan yang belum sepenuhnya memenuhi ketentuan perizinan dan pelaporan.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Tursiman menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kekuatan fiskal daerah. Daerah yang memiliki fiskal kuat akan lebih berdaulat dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan.

Baca juga  Tingkatkan Nilai Keagamaan, Warga Binaan Rutan Banjarnegara Belajar Baca Tulis Al Quran

APBD Banjarnegara Masih Didominasi Dana Transfer

Menurutnya, kondisi fiskal Banjarnegara saat ini masih menghadapi tantangan besar karena struktur pendapatan daerah masih didominasi oleh dana transfer dari pemerintah pusat, baik Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun Dana Bagi Hasil.

“Kondisi ini harus kita akui secara jujur dan kita jawab dengan kerja nyata. Kita tidak bisa terus bergantung pada pemerintah pusat, apalagi ketika penggunaan dana transfer semakin dibatasi oleh kebijakan nasional,” tegasnya.

Tursiman menambahkan, ketergantungan fiskal tersebut bukan untuk disesali, melainkan dijadikan sebagai momentum untuk menggali potensi daerah secara lebih optimal. Penguatan PAD melalui pajak dan retribusi daerah menjadi salah satu langkah strategis yang harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Ketergantungan fiskal harus kita kurangi dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah, khususnya dari sektor pajak daerah dan retribusi,” katanya.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaragebyar pajakpajak daerah
Artikel Sebelumnya MoU KPU Banjarnegara Bupati dan KPU Banjarnegara Teken Nota Kesepakatan Sinergi Penyelenggaraan Pemilu
Artikel Selanjutnya Ilustrasi penambangan emas ilegal Polresta Banyumas Tahan Tiga Tersangka Pengolahan Emas Ilegal, Pemodal Masih Buron
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?