Utami Agustina, Nenek 6 Cucu yang Masih Jadi Andalan Banjarnegara di Ajang Porprov 2026

Syarif TM
Utami Agustina, pegollf senior dengan enam cucu masih aktif meraih prestasi. (dok. pribadi)

USIA 57 tahun tidak menjadi alasan bagi Utami Agustina untuk berhenti berprestasi. Pegolf senior asal Banjarnegara yang akrab disapa Mami ini justru masih aktif berlatih dan bertanding, bahkan tetap menjadi salah satu andalan Kabupaten Banjarnegara dalam berbagai kejuaraan golf tingkat daerah maupun provinsi.

Di saat banyak orang memilih menikmati masa pensiun dan mengurangi aktivitas fisik, Utami Agustina menunjukkan hal yang berbeda. Nenek dengan enam cucu tersebut masih rutin menjalani latihan setiap pekan demi menjaga kemampuan teknik, konsistensi pukulan, serta kebugaran tubuhnya.

Bagi Utami Agustina, golf bukan sekadar hobi. Olahraga ini telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sarana untuk terus mengharumkan nama Banjarnegara melalui prestasi.

“Saya tidak pernah berpikir soal usia. Selama tubuh masih mampu bergerak dan semangat masih ada, saya akan terus berlatih dan bertanding,” ujar Utami.

Perempuan yang mulai menekuni olahraga golf sejak tahun 1996 itu mengaku mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. Meski memiliki enam cucu, ia tetap mampu membagi waktu antara aktivitas keluarga dan latihan olahraga.

Baca juga  Final Liga 4 Jateng: Derby Ngapak Persibangga vs Persak

Menurutnya, menjaga prestasi membutuhkan kedisiplinan tinggi. Karena itu, ia selalu berusaha menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan menjalani latihan teknik secara konsisten.

Dari Best Nett Ladies hingga Medali Porprov, Perjalanan Panjang Sang Atlet Senior

Karier golf Utami Agustina dimulai pada than 1996, di bawah bimbingan suaminya, Tejo Sumarno, Utami terus menjalani proses. Tak butuh waktu lama, ia mulai menunjukkan potensinya di lapangan hijau.

Prestasi pertamanya diraih pada 20 Oktober 1996 saat berhasil menjadi Best Nett Ladies dalam Golf Tournament memperingati HUT ke-XXI Tritih Golf Club Cilacap.

Sejak saat itu, berbagai prestasi terus mengalir. Pengalaman panjang yang dimilikinya menjadi modal berharga untuk tetap bersaing di tengah dominasi atlet-atlet yang jauh lebih muda. Bahkan, dia pernah meraih hole in one pada sebuah turnamen golf di Yogyakarta.

Hole in one atau juga dikenal sebagai ace adalah momen langka dan bergengsi ketika seorang pemain berhasil memasukkan bola ke dalam lubang (hole) hanya dengan satu kali pukulan langsung dari titik awal (teeing ground)

Dalam olahraga golf, ketenangan, pengalaman, dan kematangan mental menjadi faktor penting yang sering kali menentukan hasil pertandingan. Hal itulah yang membuat Utami masih mampu tampil kompetitif hingga sekarang.

Baca juga  Liga 4 Jateng: Resmi, Ini Jadwal Semifinalnya

Puncak prestasi terbarunya datang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2023 di Pati Raya. Saat itu, ia berhasil mempersembahkan medali perak bagi kontingen Banjarnegara.

Kini, Utami kembali dipersiapkan menjadi salah satu andalan Kabupaten Banjarnegara untuk menghadapi Porprov XVII Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Utami Agustina Jadi Inspirasi Atlet Muda, Bukti Semangat Tidak Mengenal Usia

Tidak hanya berkontribusi melalui prestasi, Utami Agustina juga menjadi inspirasi bagi banyak atlet muda. Semangat berlatih, kegigihan, dan sikap rendah hati yang dimilikinya membuat sosoknya dihormati di lingkungan olahraga.

Ia kerap memberikan motivasi kepada generasi muda bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkembang dan meraih mimpi.

Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, menilai sosok Utami memiliki nilai inspiratif yang melampaui sekadar pencapaian olahraga.

Menurutnya, di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat, keberadaan atlet senior yang tetap aktif dan produktif menjadi contoh nyata bahwa olahraga mampu menjaga kualitas hidup sekaligus membuka peluang untuk terus berprestasi.

Baca juga  Pentaskan Lakon ‘Raung Silago’, Teater Lentera Jepara Angkat Isu Laut

“Di setiap langkahnya di lapangan hijau, ia seolah mengirim pesan sederhana namun kuat: menjadi tua adalah kepastian, tetapi menyerah pada usia bukanlah kewajiban,” kata Ahong.

Kisah Utami Agustina menjadi bukti bahwa batas terbesar dalam meraih prestasi bukanlah usia, melainkan kemauan untuk terus belajar, berlatih, dan melangkah maju.

Di usia 57 tahun, dengan enam cucu yang menjadi kebanggaannya, ia masih berdiri tegap membawa stik golf, berlatih dengan tekun, dan bersaing di berbagai kejuaraan resmi. Sebuah perjalanan inspiratif yang menunjukkan bahwa semangat dan prestasi tidak pernah mengenal kata terlambat.

Targetkan Medali di Porprov XVII Jateng 2026

Dengan didampingi suami sebagai pelatih dan putrinya yang juga atlet golf Banjarnegara, Utami Agustina masih terus berlatih dan enggan untuk pensiun, bahkan dia masih membangun mimpi untuk merebut medali pada ajang Porprov Jateng XVII 2026 yang digelar di Semarang Raya pada Oktober mendatang.

Menjaga kondisi fisik dan terus berlatih menjadi satu hal multak yang terus dilakukan demi ikut menyumbangkan medali bagi Banjarnegara di Porprov Jateng 2026.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.