RSU Ananda dan RSI Sultan Agung Kolaborasi Baksos di Baseh Banyumas, Siapkan Layanan Antar-Jemput Pasien Pelosok

Earlena
Sejumlah warga Desa Baseh saat memeriksakan diri saat baksos kolaborasi RSI Unisula dan RSU Ananda, Sabtu (14/2/2026) (foto: RSI Unisula Semarang).

Dua rumah sakit yaitu RSU Ananda Purwokerto dan RSI Sultan Agung Semarang, menjalin kolaborasi pelayanan kesehatan melalui aksi bakti sosial di Desa Baseh, Kabupaten Banyumas, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peringatan Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Direktur RSU Ananda, dr. MB Gandy Surya, Sp.An., menyatakan pihaknya siap berkolaborasi penuh dengan RSI Sultan Agung. Menurut dia, kerja sama tersebut menegaskan bahwa visi pelayanan kesehatan tidak dibatasi oleh sekat institusi.

“Sebagai langkah nyata, kedua rumah sakit menerjunkan tim langsung ke wilayah paling ujung utara Banyumas. Kami ingin menjawab kekhawatiran masyarakat di daerah terpencil dengan menghadirkan layanan antar-jemput pasien dari titik-titik sulit dijangkau menuju fasilitas kesehatan yang memiliki kompetensi medis sesuai kebutuhan,” ujar Gandy, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, skema layanan tersebut dirancang untuk mempercepat akses warga terhadap pelayanan kesehatan rujukan, terutama bagi masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan transportasi.

Sementara itu, Direktur RSI Sultan Agung Semarang, dr. H. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQUa, mengatakan kehadiran RSI Sultan Agung di Banyumas merupakan bagian dari misi besar yayasan yang menaunginya.

Baca juga  Rekomendasi Curug di Baturraden yang Cocok untuk BBQ, Pilihan Wisata Alam Favorit

RSI Sultan Agung merupakan unit usaha di bawah Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) yang dipimpin Ketua YBWSA, Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H. Menurut Agus, kepemimpinan yayasan mendorong penguatan pelayanan kesehatan berbasis nilai keislaman dan kemanfaatan sosial.

“Kehadiran RSI Sultan Agung di Banyumas adalah bentuk syiar Islam yang nyata memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat melalui pengabdian tanpa batas jarak,” kata Agus.

Layanan Kesehatan Berbasis Kolaborasi

Agus menuturkan, bakti sosial yang digerakkan kader kesehatan HMI di Purwokerto itu menjadi titik awal penguatan jejaring layanan kesehatan berbasis kolaborasi. Ia menegaskan, pintu kerja sama terbuka bagi organisasi kemasyarakatan dan kelompok kader lainnya yang ingin menjadi mitra pelayanan kesehatan masyarakat.

Aksi bakti sosial di Desa Baseh ini menjadi simbol sinergi dua rumah sakit dalam memperluas jangkauan layanan, dari sudut-sudut desa hingga kawasan perkotaan Banyumas. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkecil kesenjangan akses kesehatan, khususnya bagi warga di wilayah terpencil.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Baca juga  Rampas Truk di Purwokerto, Lima Debt Collector Diamankan Polresta Banyumas