Wisata Telaga Sunyi dan Damar Payung Banyumas Berubah Keruh Akibat Banjir Gunung Slamet

Besari
Tangkapan layar video kondisi terkini Telaga Sunyi yang mengalami banjir lumpur. (net)

Intensitas hujan yang tinggi sejak Jumat hingga Sabtu (24/1/2026) pagi mengakibatkan sejumlah sungai di wilayah Kabupaten Banyumas meluap. Sejumlah Destinasi wisata air pun akhirnya terdampak.

Kondisi objek wisata Telaga Sunyi berantakan oleh material kayu yang dibawa banjir Sungai Pangkon. Selain kondisi air yang keruh, kolam yang bias buat berenang pun kini penuh dengan sedimentasi pasir. Sehingga kolam menjadi dangkal.

Hal senada terjadi di objek wisata Damar Payung Kutayasa. Debit air meninggi di Sungai Pelus, sejak Jumat malam. Pada Sabtu pagi, kondisi sudah surut, tetapi air sangat keruh.

Kondisi disekitar objek wisata juga berantakan. Sampah dan material kayu yang dibawa banjir berhamburan. Seperti halnya di Telaga Sunyi, di Damar Payung aliran sungai juga dangkal karena endapan pasir yang dibawa banjir.

“Airnya masih keruh banget, aliran sungai masih menbawa lumpur, kondisinya juga masih berserakan di sekitar lokasi,” katanya.

Luapan air dilaporkan mulai naik pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dengan ketinggian mencapai 70 hingga 90 sentimeter. Meski sempat meluber ke area sekitar sungai dengan membawa material tanah, saat ini kondisi air dilaporkan telah berangsur surut.

Baca juga  Penambangan Gunung Slamet Cerminan Kegagalan Politik Hukum Sumber Daya Alam

Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Dwi Irawan, mengonfirmasi bahwa timnya sudah bergerak melakukan pengecekan lapangan.

“Ini lagi proses kaji cepat di semua wilayah Banyumas. Kita tunggu tim yang menyusuri wilayah atas,” katanya.

Hingga saat ini, petugas BPBD bersama Muspika Kecamatan Sumbang masih terus memantau situasi. Meski tidak ada korban jiwa atau kerusakan bangunan, masyarakat diminta menjauhi aliran sungai untuk sementara waktu guna menghindari potensi bahaya susulan.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!