Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Berita > Investasi Tembus Rp 66 Triliun, Gubernur Luthfi Terima Penghargaan Nasional
BeritaJateng

Investasi Tembus Rp 66 Triliun, Gubernur Luthfi Terima Penghargaan Nasional

Nestya Zahra
Terakhir diperbarui: 11 November 2025 16:24
Nestya Zahra
Membagikan
Berkat Investasi
Gubernur Jateng saat menerima penghargaan Pioneer of Economic Empowerment. (dok.Pemprov Jateng)
Membagikan

BERKAT investasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Kita Award 2025, Jateng berhasil meraih penghargaan Pioneer of Economic Empowerment atau Pelopor Pemberdayaan Ekonomi.

Contents
  • Berkat Investasi, Ekonomi Jateng Tumbuh Stabil di Tengah Tantangan Global
  • Investasi Jateng Tembus Rp 66,13 Triliun
  • Perkuat SDM dan Kawasan Industri
  • Jateng Kian Diperhitungkan di Peta Ekonomi Nasional

Acara penghargaan bergengsi tersebut digelar di Yudhistira Grand Ballroom, Patra Jasa Office Tower, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025) malam. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Jawa Tengah dalam memperkuat arus investasi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bangga atas penghargaan ini. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat iklim investasi di Jawa Tengah,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi.

Berkat Investasi, Ekonomi Jateng Tumbuh Stabil di Tengah Tantangan Global

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, perekonomian Jawa Tengah pada triwulan III-2025 tumbuh sebesar 5,37 persen. Angka ini mencerminkan ketahanan ekonomi Jateng di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Baca juga  Siapkan Rp 670 Juta, Untuk Peningkatan Jalan PKU Kalibening

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada APBD atau PAD, yang kontribusinya sekitar 15 persen. Sebanyak 85 persen pembangunan daerah didorong oleh investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Karena itu, kami mengedepankan konsep collaborative government yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu visi pembangunan,” jelasnya.

Investasi Jateng Tembus Rp 66,13 Triliun

Hingga triwulan III tahun 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp 66,13 triliun, atau 84,42 persen dari target tahunan sebesar Rp 78,33 triliun.
Rinciannya terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 29,27 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 36,86 triliun.

Menurut Gubernur Luthfi, kebijakan padat karya menjadi salah satu strategi penting untuk menekan angka pengangguran.

“Program padat karya ini mampu menyerap hampir 330 ribu tenaga kerja, tertinggi di Pulau Jawa,” katanya.

Perkuat SDM dan Kawasan Industri

Selain investasi, Pemprov Jateng juga fokus meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan kawasan industri. Pemerintah juga memastikan pelayanan perizinan semakin cepat, transparan, dan berbasis digital, agar investor semakin mudah berusaha di Jateng.

Baca juga  Izin Tambang di Wilayah Jateng Akan Dikaji Ulang Demi Lindungi Hutan

Pemprov juga menggencarkan pelatihan vokasi, program link and match antara pendidikan dan industri, serta peningkatan keterampilan kerja bagi generasi muda.

Saat ini, Jawa Tengah memiliki tujuh kawasan industri aktif, yakni:

  • Kendal Industrial Park (KEK Kendal)
  • Grand Batang City
  • Batang Industrial Park
  • Wijaya Kusuma Industrial Park
  • Jatengland Industrial Park
  • Kawasan Industri Candi
  • Bukit Semarang Baru (BSB)

Selain itu, daerah seperti Cilacap, Kebumen, Sragen, dan Semarang mulai menyiapkan lahan untuk kawasan ekonomi baru sebagai penopang pertumbuhan investasi di masa depan.

Jateng Kian Diperhitungkan di Peta Ekonomi Nasional

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menjaga kepastian dan kenyamanan berinvestasi, memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, serta memperluas peluang ekonomi baru di seluruh wilayah kabupaten/kota.

“Dengan sinergi semua pihak, Jawa Tengah akan terus tumbuh menjadi provinsi yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegas Gubernur Ahmad Luthfi.

TAG:gubernur ahmad luthfiInvestasiPemprov JatengPenghargaan
Artikel Sebelumnya Layanan Kesehatan Perkuat Layanan Kesehatan, Rutan Banjarnegara Aktif dalam PPCP HIV
Artikel Selanjutnya Bencana di Kebumen Bencana di Kebumen: Rumah Nyaris Terbelah, Lantai Ambles 50 Cm
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

jasad
Jateng

Jasad Warga Ditemukan Mengapung di Waduk Wadaslintang Wonosobo

Oleh Djamal SG
Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?