Pusbit Tunas Perwira Purbalingga dan Persilaga Talagening menjadi juara Turnamen Sepak Bola Usia Dini U-10 Askab PSSI Purbalingga 2025. Babak final digelar di Stadion Goentoer Darjono, Minggu (7/12/2025).
Pusbit Purbalingga Juara U-10
Pusbit Purbalingga menjadi juara U-10 setelah menundukkan Persilaga Sparta Talagening dengan skor tipis 2-1.Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Pusbit tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang, meski Persilaga Sparta terus memberikan tekanan hingga peluit panjang dibunyikan.
Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar mengungkapkan bahwa persaingan ketat di kategori U-10 mulai terasa di babak semifinal. Ini menunjukkan kualitas tim usia dini di Kabupaten Purbalingga.
“Di semifinal, Pusbit Purbalingga menang telak 6-0 atas Pusbit Bobotsari. Sedangkan Persilaga Sparta melaju ke final setelah menekuk Wirajaya dengan skor 2-1,” jelasnya.
Tercatat delapan tim terbaik sukses tampil hingga fase delapan besar, yakni Suryatama Purbalingga, Mitra Perkasa, Persilaga Sparta, Ganesha, Bina Muda, Wirajaya, Pusbit Bobotsari, dan Pusbit Purbalingga.
Pusbit Purbalingga Fokus Pembinaan Usia Dini
CEO Pusbit Purbalingga Hari Setiawan mengatakan pihaknya bersyukur atas capaian prestasi. Hal tersebut merupakan hasil pembinaan termasuk pembentukan karakter pemain. Pihaknya fokus di pembinaan usia dini. “Ini merupakan proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan istiqomah,’ ungkapnya.
Persilaga Juara U-12
Pada kategori U-12, Persilaga Sparta Talagening berhasil keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Bina Muda di laga final. Uut Triyas Yanuar menyampaikan selamat kepada para juara, serta apresiasi bagi seluruh finalis di dua kategori turnamen. “Semoga ajang ini menjadi ruang bagi para pemain untuk menunjukkan skill terbaiknya. Bahkan kami menghadirkan talent scouting agar potensi mereka dapat terpantau,” tuturnya.
Ia juga memastikan bahwa turnamen usia dini akan menjadi agenda rutin Askab PSSI Purbalingga sebagai bentuk komitmen membangun sepak bola sejak usia dini.“Kami ingin terus menggulirkan turnamen seperti ini setiap tahun. Dan yang terpenting, seluruh pemain, pelatih, dan tim harus menjunjung sportivitas serta fair play agar sepak bola Purbalingga semakin maju dan berkembang,” tegasnya.







