Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Berita > Stok Beras Jateng Aman hingga Pertengahan 2026, Gubernur Minta Bulog Utamakan Serapan Petani Lokal
BeritaJateng

Stok Beras Jateng Aman hingga Pertengahan 2026, Gubernur Minta Bulog Utamakan Serapan Petani Lokal

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 24 Desember 2025 17:57
Syarif TM
Membagikan
Gubernur bahas stok beras bareng bulog
Gubernur Ahmad Luthfi saat membahas stok beras dan kebutuhan pangan bersama Bulog jelang libur Nataru. (dok. Pemprov Jateng)
Membagikan

SEJUMLAH Kebutuhan pokok mengalami peningkatan pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Namun, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan stok beras dalam kondisi aman hingga pertengahan 2026. Meski demikian, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kecukupan stok beras saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan perlindungan terhadap petani lokal.

Contents
  • Stok Beras Capai 339 Ribu Ton
  • Keluhan Petani Jadi Perhatian
  • Bulog Pastikan Harga Stabil Jelang Nataru
  • Pemprov Siapkan Regulasi Penguatan Serapan

Untuk itu, Gubernur meminta Perum Bulog untuk lebih memprioritaskan penyerapan hasil panen petani lokal Jawa Tengah, agar stabilitas pangan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani.

“Kami tidak ingin saat petani panen, justru beras dari daerah lain masuk ke wilayah kita. Serapan petani lokal harus diperkuat,” ujar Ahmad Luthfi saat menerima audiensi jajaran Bulog Kanwil Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Rabu (24/12/2025).

Stok Beras Capai 339 Ribu Ton

Dalam pertemuan tersebut, Bulog melaporkan stok beras Jawa Tengah mencapai 339.094 ton, dengan daya tahan sekitar tujuh bulan atau hingga Juni 2026. Sepanjang tahun 2025, realisasi pengadaan setara beras tercatat 397.905 ton, atau 100,3 persen dari target nasional.

Baca juga  Dawet Ayu Banjarnegara Masuki Era Industrialisasi: Dari Tradisi ke Teknologi Modern

Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan gula pasir dan minyak goreng dalam kondisi cukup. Namun, pengadaan jagung dalam negeri masih relatif rendah, baru sekitar 1,94 persen dari target tahunan.

Keluhan Petani Jadi Perhatian

Ahmad Luthfi menyoroti masih adanya keluhan petani terkait penolakan gabah akibat standar penyerapan Bulog. Ia menegaskan, mekanisme penyerapan tidak boleh justru merugikan petani.

“Ada petani yang hasil panennya tidak diterima karena alasan standar. Bulog harus punya strategi agar petani tidak dirugikan,” katanya.

Ia juga menyinggung keterbatasan gudang dan sarana penyimpanan yang kerap menjadi kendala di lapangan. Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya dapat diantisipasi melalui koordinasi lintas sektor.

“Kalau gudang kurang, bisa dikomunikasikan. Ini privilese Jawa Tengah sebagai daerah produsen. Jangan sampai petani kita yang rugi,” ujarnya.

Bulog Pastikan Harga Stabil Jelang Nataru

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah–DIY, Sri Muniati, memastikan stok pangan pemerintah dalam kondisi sangat memadai menjelang libur panjang akhir tahun.

“Menghadapi Natal dan Tahun Baru, stok beras pemerintah sangat kuat. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras dan ketersediaan bahan pokok cukup dan harga relatif stabil,” katanya.

Baca juga  Siapkan TPA Zona 2 Usai Terima Sanksi dari Kementerian LH

Bulog, lanjut Sri Muniati, telah menyiagakan gudang induk di seluruh Jawa Tengah serta memastikan kesiapan mitra pengecer. Selain beras, Bulog juga menyiapkan minyak goreng, gula pasir, dan komoditas pangan strategis lainnya.

Pemprov Siapkan Regulasi Penguatan Serapan

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari, menyebut pemerintah daerah tengah menyiapkan Peraturan Gubernur untuk memperkuat kapasitas internal daerah.

“Bukan dengan melarang pengiriman keluar daerah, tetapi memperkuat kapasitas di dalam Jawa Tengah,” katanya.

Penguatan tersebut dilakukan dengan melibatkan Bulog, BUMD provinsi dan kabupaten, serta penggilingan padi kecil. Salah satu program yang disiapkan adalah subsidi bunga pinjaman bagi penggilingan kecil pada 2026, guna memperkuat permodalan dan daya serap hasil panen.

Selain meningkatkan serapan, pemerintah daerah juga menyiapkan jalur distribusi agar hasil panen yang diserap dapat dimanfaatkan kembali di dalam Jawa Tengah.

“Harapannya, kebutuhan Jawa Tengah bisa dipenuhi dari produksi Jawa Tengah sendiri,” ujar Dyah.

Dengan penguatan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis stabilitas pangan daerah tetap terjaga, sekaligus memperkokoh peran Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

Baca juga  Ada Besih Sungai, Tempat Ibadah, Hingga Pentas Seni di Skansa

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:Buloggubernur jatengketahanan panganseputar banyumasstok beras
Artikel Sebelumnya Parkir banyumas Kebijakan Retribusi Parkir Banyumas Tuai Polemik
Artikel Selanjutnya Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat melaksanakan monitoring di pos pengamanan dan pelayanan, serta tempat ibadah, pada Rabu (24/12/2025). Forkopimda Banyumas Pantau Posko Nataru Pastikan Kesiapan Personel
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?