2 Tamping Lapas Nirbaya Nusakambangan Bebas, Dapat Premi atas Kinerja

Faiz Ardani
WBP Tamping Lapas Nirbaya Nusakambangan bebas dan mendapat premi. (Lapas Nirbaya).

Dua warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjadi tamping andalan di Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, mendapat kesempatan bebas setelah dinilai menunjukkan kinerja dan kedisiplinan selama menjalani program pembinaan kerja. Selain bebas, keduanya juga menerima premi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi kerja, Kamis (5/2/2026).

Kedua tamping tersebut yakni Husain yang bertugas di Bagian Umum serta Herman yang dipercaya sebagai kepala koki dapur lapas.

Di lingkungan Bagian Umum, Husain dikenal sebagai teknisi andalan yang terlibat dalam berbagai pekerjaan operasional. Ia membantu menangani perbaikan instalasi kelistrikan, terlibat dalam pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Tepung, pembuatan kandang ayam, hingga perawatan mesin pompa air untuk pengairan hunian warga binaan.

Peran Husain dinilai vital karena sistem distribusi air di Lapas Nirbaya bergantung pada sumber air yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari area hunian. Sistem pengairan tersebut menggunakan lima unit pompa air yang harus bekerja secara berkesinambungan agar kebutuhan air warga binaan tetap terpenuhi.

WBP Tamping Lapas Nirbaya Nusakambangan bebas dan mendapat premi. (Lapas Nirbaya).
WBP Tamping Lapas Nirbaya Nusakambangan bebas dan mendapat premi. (Lapas Nirbaya).

Dalam pelaksanaannya, Husain turut memastikan seluruh pompa air tetap berfungsi optimal. Selain menangani pekerjaan teknis, ia juga aktif menjaga kebersihan lingkungan lapas, termasuk menangani pohon tumbang atau ranting berpotensi membahayakan, serta membantu merawat kebersihan rumah dinas dan area perkantoran.

Baca juga  Dewa 19 Siap Guncang Cilacap, Konser “Laskar Jiwa” Hadir di Stadion Wijayakusuma

Kepala Urusan Umum Lapas Nirbaya, Aris Dwi Ismanto, menyebut Husain sebagai salah satu tamping yang memiliki kemampuan teknis menonjol serta etos kerja tinggi.

“Husain ini termasuk tamping yang paling bisa diandalkan di Bagian Umum. Hampir semua pekerjaan teknis mampu dia tangani dengan baik, mulai dari perbaikan kelistrikan, perawatan pompa air, hingga membantu pembangunan sarana lapas. Dia dikenal rajin, cekatan, dan memiliki inisiatif tinggi dalam bekerja,” kata Aris.

Sementara itu, dari sektor dapur, Herman dikenal sebagai tamping senior yang menjadi andalan dalam pelayanan makan warga binaan. Ia dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai kepala koki dapur dan memastikan seluruh proses penyediaan makanan berjalan setiap hari.

Herman bertugas menyiapkan makanan bagi seluruh warga binaan dengan memastikan hidangan tersaji tepat waktu, memiliki cita rasa yang baik, serta memenuhi standar kelayakan konsumsi.

Kasubsi Perawatan Lapas Nirbaya, Bukori, menilai pengalaman dan kemampuan Herman sangat membantu kelancaran operasional dapur lapas.

“Herman sudah sangat berpengalaman di dapur. Selain rajin dan disiplin, dia memiliki kemampuan memasak yang baik dan mampu mengolah berbagai jenis menu dengan kualitas yang terjaga. Dia juga mampu mengatur ritme kerja dapur sehingga penyajian makanan bagi warga binaan selalu tepat waktu dan memenuhi standar kelayakan konsumsi,” ujar Bukori.

Baca juga  Lapas Karanganyar Gas Pol Sinergi ASN lewat Apel Gabungan

Pihak lapas menilai kebebasan serta pemberian premi kepada kedua tamping tersebut merupakan bagian dari hasil program pembinaan kerja yang bertujuan membentuk keterampilan, tanggung jawab, dan kesiapan warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

Program pembinaan kerja di Lapas Nirbaya diharapkan mampu memberikan bekal kemampuan sekaligus membuka harapan baru bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!