Inovasi Es Krim Mocaf Lapas Nirbaya Nusakambangan Curi Perhatian di CFD Cilacap

Faiz Ardani
Warga saat mencicipi es krim mocaf karya warga binaan Lapas Nirbaya Nusakambangan. (Lapas Nirbaya).

Inovasi produk hasil pembinaan warga binaan Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan mencuri perhatian pengunjung Car Free Day (CFD) di Alun-alun Cilacap. Memasuki minggu ketiga keikutsertaan, Lapas Nirbaya tak hanya meramaikan ruang publik, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan kemandirian yang mulai berorientasi pada kreativitas dan nilai ekonomi, Minggu (25/1/2026).

Sejak awal mengikuti CFD, Lapas Nirbaya secara konsisten menampilkan berbagai produk unggulan berbasis ketahanan pangan. Pada pekan ketiga ini, produk yang dihadirkan meliputi tepung mocaf, beras mocaf, serta telur ayam kampung. Seluruh produk tersebut merupakan hasil pembinaan kemandirian warga binaan yang dikelola secara berkelanjutan dengan mengedepankan kualitas, keamanan pangan, dan nilai gizi.

Daya tarik utama pada keikutsertaan minggu ketiga ini adalah inovasi es krim berbahan dasar mocaf. Produk olahan tersebut menarik perhatian pengunjung CFD karena dinilai unik dan jarang dijumpai di pasaran. Inovasi ini menunjukkan pengembangan lanjutan dari bahan pangan lokal yang memiliki potensi nilai tambah tinggi.

“Es krim mocaf ini kami kembangkan untuk menunjukkan bahwa mocaf tidak hanya bisa diolah menjadi tepung atau beras, tetapi juga menjadi produk kreatif yang diminati masyarakat,” ujar Kalapas Nirbaya, Helmi Najih.

Baca juga  48 Warga Binaan Lapas Nusakambangan Bebas pada HUT ke-80 RI

Ia menjelaskan, inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong kreativitas dan kemandirian warga binaan melalui pemanfaatan bahan pangan lokal. Selain memberikan keterampilan, pembinaan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha setelah warga binaan kembali ke masyarakat.

Menurutnya, pengolahan pangan lokal seperti mocaf menjadi produk olahan modern dapat meningkatkan nilai jual dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui partisipasi rutin dalam CFD, Lapas Nirbaya Nusakambangan berharap masyarakat dapat melihat langsung hasil nyata pembinaan kemandirian warga binaan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi sarana edukasi sekaligus promosi bahwa pembinaan di lapas mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan bermanfaat,” ujarnya.

Antusiasme pengunjung CFD terlihat dari banyaknya warga yang mencoba produk es krim mocaf. Salah seorang pengunjung, Anton, mengaku terkesan setelah mencicipi produk tersebut. “Rasanya enak dan segar, tidak kalah dengan es krim pada umumnya. Ini inovasi yang menarik dan patut dikembangkan,” ungkapnya.

Ke depan, Lapas Nirbaya berencana terus menghadirkan inovasi produk hasil pembinaan agar dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat peran lapas dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga  DPR RI Kaisar dan DPRD Cilacap Anas Turun ke Desa Slarang, Dicurhati Sawah Asin hingga Guru Ngaji

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!