Sebanyak 589 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Criterium Open Championship 2025 yang digelar di Sirkuit Plaza Sudirman Cilacap, Sabtu (6/12/2025).
Kejuaraan prestisius ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Pertamina sekaligus HUT ke-8 PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).
Event yang memasuki tahun ketiga penyelenggaraan ini semakin mengukuhkan diri sebagai ajang bergengsi yang dinanti komunitas sepeda nasional.
Criterium Jadi Wadah Pembibitan Atlet
General Manager PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menegaskan bahwa Criterium Open Championship tidak sekadar menjadi lomba adu kecepatan, melainkan telah menjelma sebagai wadah strategis pembibitan atlet sepeda Indonesia.
“Kegiatan yang digelar untuk ketiga kalinya ini diikuti 589 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, terjauh dari Nusa Tenggara Barat dan Jambi,” kata Wahyu usai membuka ajang tersebut.
Menurutnya, lonjakan jumlah peserta tahun ini mencapai 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga balap sepeda.
Lebih jauh, Wahyu menegaskan bahwa ajang ini mengemban dua misi besar, yakni mendorong gaya hidup sehat sekaligus mencetak atlet sepeda masa depan.
“Event ini yang pertama tentu untuk kesehatan peserta, yang kedua adalah mencari bibit-bibit pembalap sepeda nasional. Kami mendorong organisasi dan komunitas sepeda mengirimkan atlet usia dini agar mereka bisa berkembang menjadi pembalap tangguh di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekda Cilacap, Budi Santoso, menyebut Criterium Open Championship kini telah masuk dalam kalender penting komunitas sepeda nasional.
“Event ini sudah masuk radar komunitas nasional, bahkan teman-teman luar negeri seperti Malaysia sudah menyatakan minat untuk ikut. Bagi kami, ini bukan hanya kompetisi, tetapi bagian penting dari upaya serius membina atlet,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi PT KPI RU IV Cilacap dalam mendukung pengembangan olahraga daerah, mulai dari balap sepeda, lari, dayung, hingga voli.
Menurut Budi, hasil nyata dari pembinaan tersebut sudah mulai terlihat. Sejumlah atlet sepeda asal Cilacap kini mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional, termasuk menembus kejuaraan di Malaysia.
“Tentu ini efektif sebagai ajang pembibitan. Hasilnya sudah terlihat. Pembinaan atlet di Cilacap berjalan dan semakin kuat dengan adanya event rutin seperti ini,” katanya.
Pada penyelenggaraan 2025, kejuaraan ini mempertandingkan 20 kategori, mulai dari usia 5–6 tahun hingga kategori master 50 tahun ke atas. Hal ini menegaskan bahwa Criterium Open Championship benar-benar dirancang sebagai ruang pembinaan atlet lintas generasi.
Dengan konsistensi, kolaborasi, dan dukungan berbagai pihak, Criterium Open Championship kian mengokohkan Cilacap sebagai lumbung bibit atlet sepeda nasional di masa depan.







