Jalan Wijayakusuma FC Cilacap di Liga 4 Jateng usai sudah. Mereka gagal masuk ke 8 besar setelah hanya bermain seri 0-0 melawan Persebi Boyolali, Rabu (28/1/2026) di Stadion Wijayakusuma Cilacap.
Hasil seri itu membuat Wijayakusuma FC secara akumulatif kalah dari Persebi Boyolali. Sebab, di leg pertama kala main di Stadion Kebogiro Boyolali, Wijayakusuma kalah 0-2 dari Persebi. Maka, Wijayakusuma tersingkir dari ajang Liga 4 Jateng musim ini.
Catatan Bagus di Liga 4 Jateng Musim Ini
Sekalipun tersingkir di ajang Liga 4 Jateng musim ini, tapi ada catatan positif dari Wijayakusuma. Pertama adalah, Wijayakusuma berhasil lolos ke babak gugur. Hal ini adalah capaian positif daripada musim lalu.
Di musim lalu, Wijayakusuma tidak lolos ke babak gugur, bahka jadi juru kunci klasemen. Hanya saja memang, musim ini dari lalu berbeda. Jika musim ini ada 7 grup, di musim lalu hanya ada tiga grup.
Kedua, Wijayakusuma tidak pernah kalah ketika main di kandang musim ini. Catatannya, dua kali menang dan sekali seri. Kemenangan didapatkan melawan Persibat 1-0, ISP Purworejo 3-0, dan seri lawan Persebi.
Ketiga, Wijayakusuma selalu tidak kebobolan di kandang sendiri. Dari tiga kali main di kandang, gawang Wijayakusuma tidak pernah bergetar. Itu juga capaian positif mengingat di musim lalu, Wijayakusuma kebobolan ketika main di kandang sendiri.
Hal positif lain dari Wijayakusuma adalah, mereka menggunakan 90 persen pemain lokal Cilacap. Ini akan mendorong gairah sepak bola di Cilacap. Membuktikan bahwa pemain lokal bisa bersaing di level Jawa Tengah.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.



