Gagalkan Penyelundupan, Lanal Cilacap dan PSDKP Lepas Ribuan Benih Lobster ke Perairan Nusakambangan

Faiz Ardani
Lanal Cilacap dab PSDKP melepasliarkan ribuan benih lobster ke Laut Nusakambangan. (Lanal Cilacap).

Upaya penyelamatan sumber daya laut kembali dilakukan aparat di wilayah Cilacap. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap bersama Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Cilacap melepas ribuan benih bening lobster (BBL) ke perairan sekitar Pulau Nusakambangan, Senin (20/4/2026).

Benih lobster tersebut merupakan hasil pengamanan dari dugaan praktik penyelundupan ilegal yang berhasil digagalkan beberapa hari sebelumnya. Setelah melalui proses pendataan dan pemeriksaan, ribuan BBL itu akhirnya dikembalikan ke habitat alaminya sebagai bagian dari upaya pelestarian.

Langkah pelepasliaran ini menjadi bentuk nyata komitmen aparat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut, sekaligus menekan praktik eksploitasi yang merugikan negara dan lingkungan. Diketahui, benih lobster memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga kerap menjadi target perdagangan ilegal, bahkan hingga ke luar negeri.

 

Hasil Operasi Pengamanan

Kepala Stasiun PSDKP Cilacap menjelaskan, ribuan benih lobster tersebut diamankan dalam operasi gabungan yang digelar pada Sabtu (18/4). Benih-benih itu diduga hendak diselundupkan tanpa dokumen resmi.

Baca juga  Eksplorasi Ekowisata Simanja: Hutan Mangrove yang Kini Jadi Destinasi Edukatif dan Alamiah di Cilacap

Setelah diamankan oleh Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Cilacap, barang bukti kemudian diserahkan kepada PSDKP pada Minggu (19/4) untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, seluruh benih lobster diputuskan untuk dilepasliarkan demi menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Pelepasliaran ini merupakan bentuk nyata sinergi antara PSDKP dan Lanal Cilacap dalam menjaga sumber daya kelautan. Kami berharap kerja sama ini semakin solid dan responsif ke depan,” ujarnya.

 

Peran Masyarakat Jadi Kunci

Komandan Lanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi awal. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan tim SFQR untuk melakukan operasi di lapangan dan berkoordinasi dengan PSDKP.

“Sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat menjadi kunci dalam memberantas aktivitas ilegal di perairan Cilacap. Kami akan terus memperkuat patroli dan kolaborasi ke depan,” tegasnya.

 

Komitmen Jaga Kelestarian Laut

Kegiatan pelepasliaran ini menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian ekosistem laut Indonesia. Selain itu, langkah ini juga bertujuan melindungi potensi sumber daya kelautan agar tetap berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Baca juga  2 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Dipindah ke Nusakambangan, Pengamanan Diperketat

Upaya tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali yang menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga kedaulatan sekaligus kelestarian sumber daya laut nasional.

Dengan pelepasliaran ini, diharapkan populasi lobster di alam dapat kembali tumbuh dan menjaga keseimbangan ekosistem laut, khususnya di wilayah perairan selatan Jawa.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!