Geger! Petani di Cipari Cilacap Ditemukan Tewas Bersujud di Sawah, Ini Kata Polisi

Faiz Ardani
Polisi sedang melakukan identifikasi penemuan mayat di Cipari Cilacap. (Humas Polresta Cilacap).
img 20250622 wa0002 Geger! Petani di Cipari Cilacap Ditemukan Tewas Bersujud di Sawah, Ini Kata Polisi
Polisi sedang melakukan identifikasi penemuan mayat di Cipari Cilacap. (Humas Polresta Cilacap).

SEPUTARBANYUMAS.COM – Warga Desa Caruy, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap digeger kan dengan penemuan jasad seorang petani lanjut usia yang ditemukan dalam posisi bersujud di tengah area persawahan, pada Sabtu (21/6/2025). Diduga korban meninggal akibat serangan jantung.

Korban diketahui bernama Mad Rasim (70), seorang petani asal Desa Cigintung, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap.

Informasi pertama kali disampaikan oleh warga sekitar pukul 13.05 WIB, melalui layanan Cepat 110 Polresta Cilacap. Warga melaporkan adanya sosok pria yang ditemukan tak bernyawa di area sawah.

Dari pihak kepolisian mengungkap, bahwa Putra korban datang ke sawah milik PT RSA di Desa Caruy sekitar pukul 13.02 WIB untuk menjemput sang ayah yang belum juga pulang. Namun, alangkah terkejutnya ia saat melihat ayahnya dalam posisi sujud, tak bergerak.

Dengan dibantu warga sekitar, jenazah kemudian dibawa pulang menggunakan tandu darurat dari kain sarung. Laporan ini segera ditindaklanjuti oleh Kapolsek Cipari dan tim medis dari Puskesmas Cipari yang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga  Pakta Integritas 2026 Diteken, Bupati Cilacap Tegas: Melanggar Siap Mundur

Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, membenarkan kejadian tersebut. “Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal karena serangan jantung. Korban memang sedang menjalani pengobatan jalan atas penyakit jantungnya,” jelas Ipda Galih.

Pihak keluarga menolak autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi, menerima peristiwa ini sebagai musibah. Jenazah kemudian dimakamkan sesuai prosedur keluarga.

Ipda Galih juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Layanan 110 Polresta Cilacap jika menghadapi kondisi darurat. “Layanan 110 aktif 24 jam setiap hari. Ini bentuk sinergi kami dengan masyarakat agar keamanan tetap terjaga,” ujarnya.