Bupati Cilacap Genjot Perbaikan Jalan, Jalur Mudik Ditargetkan Mulus Saat Lebaran 2026

Faiz Ardani
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman memberikan keterangan terkait perbaikan jalan jelang Idulfitri 1447 H. (Faiz Ardani).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Jalur yang menjadi lintasan utama pemudik menjadi prioritas agar kondisinya aman dan nyaman dilalui masyarakat.

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menegaskan pihaknya menargetkan kondisi jalan pada jalur mudik di wilayah Cilacap dalam keadaan mulus dan bebas dari lubang saat puncak arus mudik berlangsung.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah mengoptimalkan pekerjaan perbaikan di berbagai titik jalan yang berpotensi dilalui pemudik. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan ke kampung halaman dengan lebih aman.

“Komitmen kami, jalur mudik di Cilacap tidak berlubang. Kalau masih ada titik yang dilaporkan masyarakat, terutama di jalur yang menjadi perlintasan arus mudik, akan kami optimalkan perbaikannya,” kata Syamsul, Kamis (12/3/2026).

 

Perbaikan Jalan Dikebut Menjelang Lebaran

Syamsul menjelaskan, perbaikan jalan memang terus dikebut menjelang Idulfitri. Namun luasnya wilayah Kabupaten Cilacap membuat proses penanganan jalan rusak harus dilakukan secara bertahap.

Baca juga  Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Jeruklegi, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Evakuasi

Ia menyebut, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki seluruh jalan rusak di wilayah Cilacap diperkirakan mencapai sekitar Rp 890 miliar. Anggaran tersebut dibutuhkan agar seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan bisa diperbaiki secara menyeluruh.

“Kalau ingin semuanya baik, kebutuhan anggarannya sekitar Rp 890 miliar. Secara proporsional setiap kecamatan sebenarnya bisa sekitar Rp 5 miliar,” jelasnya.

Namun karena anggaran harus dibagi ke berbagai wilayah, perbaikan tidak bisa dilakukan sekaligus. Hal itu terkadang memunculkan keluhan masyarakat, terutama ketika ada ruas jalan yang belum mendapat giliran perbaikan dan ramai dibahas di media sosial.

“Kadang ada titik yang belum dapat giliran lalu ramai di media sosial. Tapi kami tetap berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap,” ujarnya.

 

Anggaran Perbaikan Jalan Lebih dari Rp 100 Miliar

Meski menghadapi tekanan fiskal akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat, Pemkab Cilacap tetap mengalokasikan anggaran besar untuk perbaikan jalan.

Syamsul mengatakan, tahun ini pemerintah daerah tetap menganggarkan lebih dari Rp 100 miliar untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kabupaten Cilacap.

Baca juga  Keunikan Masjid As-Shodiqin di Cilacap: Ikon Spiritual dan Arsitektur yang Memikat

Ia mengungkapkan, kondisi keuangan daerah saat ini juga mengalami tekanan setelah dana transfer ke daerah berkurang hampir Rp 400 miliar. Meski demikian, perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Keuangan daerah memang sedang turun karena transfer ke daerah berkurang hampir Rp 400 miliar. Tapi kami tetap komitmen menganggarkan lebih dari Rp 100 miliar untuk perbaikan jalan,” jelasnya.

Perbaikan tersebut difokuskan pada jalan kabupaten, baik untuk peningkatan kualitas jalan maupun pemeliharaan. Sementara untuk jalan desa akan ditangani melalui program pembangunan infrastruktur desa yang berjalan secara bertahap.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Cilacap berharap kondisi jalan, terutama jalur mudik Lebaran 2026, dapat lebih baik sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar dan aman.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!