Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap Diselidiki Polisi, Labfor Polda Jateng Turun Tangan

Faiz Ardani
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono saat meninjau lokasi kebakaran pasca kebakaran Rita Pasaraya Cilacap. (Faiz Ardani).

Kepolisian bergerak menyelidiki penyebab kebakaran besar yang menghanguskan pusat perbelanjaan Rita Pasaraya di Jalan A Yani, Kabupaten Cilacap. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) malam dan mengakibatkan seluruh bangunan swalayan tiga lantai itu ludes dilalap api setelah proses pemadaman berlangsung hampir 10 jam.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono menyampaikan, aparat kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian tak lama setelah api berhasil dikendalikan. Tim Inavis Polresta Cilacap bersama jajaran Polsek setempat diterjunkan untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti awal.

“Kami melaksanakan TPTKP awal bersama Inavis, Reskrim, dan Polsek. Untuk penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor Polda Jateng,” kata Kombes Pol Budi kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).

Kombes Budi menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, aktivitas operasional Rita Pasaraya sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB. Petugas keamanan yang masih berada di lokasi melihat adanya percikan dan nyala api dari salah satu area bangunan.

Baca juga  Viral! Masjid di Cilacap Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Jati, Aromanya Bikin Lapar

“Awalnya terlihat percikan api, kemudian dilakukan pengecekan. Karena api membesar dan tidak bisa dikendalikan, langsung dilaporkan ke pemadam kebakaran,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan sejumlah langkah pengamanan, termasuk merekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi serta menempatkan personel untuk berjaga-jaga guna memastikan tidak ada korban jiwa selama proses pemadaman berlangsung.

Pemadaman melibatkan sejumlah armada pemadam kebakaran dari berbagai daerah. Selain Damkar Cilacap, bantuan juga datang dari Kabupaten Banyumas, Kebumen, Banjarnegara dan daerah sekitar. Dunia usaha juga turut membantu dalam proses pemadaman.

“Api mulai dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB dan baru bisa dikendalikan sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, pendinginan baru selesai sekitar pukul 06.00 WIB pagi, setelah itu tim Inavis melakukan olah TKP,” ujar Budi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga bermula dari area genset dan ruang pendingin (chiller) yang masih dialiri listrik saat kejadian. Namun, dugaan tersebut masih bersifat awal.

“Indikasi sementara ada di area genset dan chiller karena masih ada aliran listrik. Tapi untuk kesimpulan resmi, kami menunggu hasil Labfor,” tegasnya.

Baca juga  Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap Diduga Berasal dari Korsleting Area Pendingin

Selain bangunan utama Rita Pasaraya, kebakaran juga berdampak pada tiga unit toko di sekitar lokasi. Seluruh bangunan dilaporkan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan dan koordinasi dengan pihak manajemen dan pemilik Rita Pasaraya.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!