Kisah Inspiratif Sumiyati: Penjual Bubur Sumsum Asal Cilacap Wujudkan Mimpi Berangkat Ke Tanah Suci

Besari
Sumiyati (kiri), seorang penjual bubur sumsum menjadi jamaah calon haji yang mengikuti bimbingan ibadah haji di KBIHU Miftahul Jannah BDI PT PPN RU IV Cilacap. (Besari)

Sebuah potret keteguhan hati datang dari Ibu Sumiyati, seorang penjual bubur sumsum di Pasar Tanjungsari, Cilacap. Tahun ini, kerja kerasnya berbuah manis. Sumiyati terpilih menjadi salah satu tamu Allah yang akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H / 2026 M.

Meneruskan jejak sang ibu yang kini telah lanjut usia, Sumiyati mengelola usaha kuliner tradisional tersebut dengan penuh kesabaran.

“Saya sehari-hari jualan bubur sumsum di Pasar Tanjungsari, melanjutkan Ibu yang sudah kesepuhan (baca: berumur),” tuturnya.

Niat hati Sumiyati sudah sangat kuat sejak lama. Belasan tahun dia menyisihkan uang hasil jualan, akhirnya bisa terwujud untuk mendaftar calon jamaah haji.

Dia telah mendaftarkan diri untuk berangkat ke tanah suci sejak tahun 2018. Setelah delapan tahun dalam penantian, akhirnya tahun ini dia mendapatkan panggilan.

“Mendaftar sekitar tahun 2018 kayaknya,” ucapnya.

Keberangkatan Sumiyati kali ini terasa kian istimewa karena ia didampingi oleh ibunda tercinta. Dalam mempersiapkan perjalanan spiritual ini, keduanya memercayakan bimbingan mereka kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Miftahul Jannah Badan Dakwah Islam (BDI) PT Pertamina Patra Niaga (PPN) RU IV Cilacap.

Baca juga  Detik-Detik Motor CB Pelajar Terbakar di Lampu Merah Kroya Cilacap, Ini Penyebabnya

Meski berada di bawah naungan korporasi besar, Sumiyati mengaku terkesan dengan keterbukaan dan profesionalitas KBIHU Miftahul Jannah yang merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang pekerjaan.

“Saya senang sekali rasanya bimbingan ibadah haji di KBIHU Miftahul Jannah BDI PT PPN RU IV Cilacap. Saya merasa dibimbing dan dilayani sama, tidak ada perbedaan sama sekali. Mungkin yang orang luar kira KBIHU Miftahul Jannah BDI PT PPN RU IV Cilacap hanya khusus untuk orang Pertamina, ternyata tidak sama sekali,” kata Sumiyati, Selasa (05/05/2026).

Sumiyati adalah satu dari 45 jemaah yang membuktikan bahwa layanan berkualitas tinggi dari KBIHU ini dapat dinikmati oleh siapa saja, bukan hanya eksklusif bagi pekerja Pertamina.

Tergabung dalam Kloter 76, para jemaah telah menyelesaikan rangkaian manasik intensif yang dirancang untuk membangun kemandirian serta kenyamanan selama beribadah. Rencananya, rombongan akan diberangkatkan melalui Gedung IPHI Cilacap pada 16 Mei 2026 mendatang.

General Manager PT PPN RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menegaskan komitmen lembaga dalam memberikan akses ibadah yang inklusif bagi seluruh warga Kabupaten Cilacap. Ia menekankan bahwa misi utama KBIHU Miftahul Jannah adalah menjadi mitra terbaik bagi jemaah dalam meraih haji mabrur.

Baca juga  Dua Anggota Polresta Cilacap Naik Pangkat Jelang Pensiun

“Kami menyampaikan kepada masyarakat Cilacap yang sudah mampu tapi belum daftar haji untuk segera mendaftar haji, dan yang sudah mendapatkan slot haji silahkan bimbingan bersama KBIHU Miftahul Jannah BDI PT PPN RU IV Cilacap. Karena di sini kami memandang sama, baik pekerja atau bukan pekerja PT PPN RU IV Cilacap,” kata Wahyu Sulistyo Wibowo.

Dengan dukungan penuh dari PT PPN RU IV Cilacap, KBIHU Miftahul Jannah terus bertransformasi menjadi lembaga bimbingan haji dan umroh yang memadukan fasilitas eksekutif dengan semangat inklusivitas, memastikan manfaatnya dirasakan luas oleh seluruh masyarakat Cilacap.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!