Libur Imlek Dongkrak Penumpang KA di Cilacap, Stasiun Kroya Tembus 1.700 Orang per Hari

Faiz Ardani
Suasana Stasiun Kroya saat naik turun penumpang pada momen libur Imlek 2026. (Daop 5).

Libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili membawa dampak langsung terhadap lonjakan jumlah penumpang kereta api di wilayah Kabupaten Cilacap. Sejumlah stasiun mencatat peningkatan signifikan, terutama Stasiun Kroya yang menjadi titik mobilitas tertinggi selama periode liburan.

Peningkatan volume penumpang terjadi di delapan stasiun, yakni Stasiun Cilacap, Kroya, Sidareja, Maos, Kawunganten, Gumilir, Gandrungmangu, dan Jeruklegi.

 

Keberangkatan Naik 30 Persen

Menjelang libur Imlek pada Jumat (13/2), tercatat sebanyak 3.688 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di Cilacap. Memasuki hari pertama libur, Sabtu (14/2), jumlah itu meningkat menjadi 3.892 penumpang.

Sementara hingga Minggu (15/2) siang, angka keberangkatan sudah mencapai 3.337 penumpang. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan lonjakan sudah terlihat sejak awal masa libur.

“Pada hari pertama libur Imlek, Sabtu (14/2), jumlah penumpang berangkat meningkat sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa yang rata-rata melayani 3.000 penumpang per hari,” ujarnya.

Baca juga  Peringatan Dini BMKG: Perairan Cilacap-Kebumen Berpotensi Gelombang Tinggi 4 Meter!

 

Arus Kedatangan Ikut Melonjak

Tak hanya keberangkatan, arus kedatangan penumpang juga mengalami peningkatan tajam. Pada Sabtu (14/2), tercatat 4.167 penumpang turun di stasiun-stasiun wilayah Cilacap. Sedangkan hingga Minggu (15/2), jumlah kedatangan mencapai 4.239 penumpang dan masih berpotensi bertambah.

Secara persentase, angka kedatangan ini meningkat sekitar 37 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar 3.100 penumpang.

 

Kroya Jadi Stasiun Tersibuk

Selama periode libur Imlek, Stasiun Kroya menjadi stasiun dengan mobilitas pelanggan tertinggi di Kabupaten Cilacap. Rata-rata sekitar 1.466 penumpang berangkat dan 1.701 penumpang datang setiap harinya.

Di bawah Kroya, pergerakan penumpang cukup tinggi juga terjadi di Stasiun Cilacap, Sidareja, Maos, dan Gumilir.

KAI Daop 5 Purwokerto memastikan seluruh aspek operasional telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, keandalan perjalanan kereta, hingga pelayanan pelanggan di stasiun.

Pihak KAI mengimbau pelanggan datang lebih awal, minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, agar proses boarding berjalan lancar dan tidak tertinggal kereta.

Baca juga  Pantau Kesiapan Imlek, Kapolres Kebumen Silaturahmi ke Klenteng Kong Hwe Kiong  

Penumpang juga diminta memperhatikan barang bawaan serta tidak membawa muatan berlebihan demi kenyamanan bersama selama perjalanan.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!