Libur Lebaran 2026 di Cilacap Diwarnai 11 Kecelakaan, Renggut 3 Korban Jiwa

Faiz Ardani
Petugas saat evakuasi korban kecelakaan lalulintas di Kubangkangkung Kawunganten Cilacap pada momen lebaran 2026. (Dok Warga)

Tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026 di Kabupaten Cilacap turut berdampak pada meningkatnya risiko di jalan raya. Dalam periode Operasi Ketupat Candi 2026, aparat kepolisian mencatat sejumlah kejadian kecelakaan lalu lintas yang menjadi perhatian serius.

Berdasarkan data Satlantas Polresta Cilacap, hingga momen Idulfitri 1447 Hijriah, tercatat sebanyak 11 kasus kecelakaan terjadi di sejumlah titik di wilayah Cilacap. Dari kejadian tersebut, terdapat korban jiwa serta kerugian materiil yang ditimbulkan

 

Tiga Korban Meninggal, Puluhan Luka Ringan

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Cilacap, Iptu Adim Haryoko, mengungkapkan bahwa dari total kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 20 orang lainnya mengalami luka ringan.

“Dari sebelas kejadian tersebut, terdapat tiga korban meninggal dunia dan 20 orang mengalami luka ringan,” ujar Adim.

Selain korban jiwa, kecelakaan yang terjadi selama arus mudik dan balik Lebaran ini juga menimbulkan kerugian materiil. Polisi memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp21,2 juta.

Baca juga  Hari Raya Idul Fitri 2026, 87 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Terima Remisi

 

Disiplin Berkendara Jadi Kunci Tekan Kecelakaan

Adim menjelaskan, angka kecelakaan tersebut menjadi evaluasi penting bagi kepolisian dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, terutama pada periode mobilitas tinggi seperti Lebaran.

Ia menegaskan bahwa faktor kelalaian dan kurangnya kedisiplinan pengguna jalan masih menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan.

Untuk itu, pihak kepolisian terus mengimbau para pemudik maupun masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami selalu menghimbau kepada pemakai jalan agar tertib dalam berlalu lintas untuk mengurangi angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Cilacap dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan, sehingga momen Lebaran benar-benar menjadi waktu yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!