Lounching Perdana! CFD Desa Gentasari Cilacap Diserbu Warga

Faiz Ardani
Ratusan warga saat ikut senam bersama di CFD Desa Gentasari, Kroya, Cilacap. (FA)
IMG 20250512 WA0012 Lounching Perdana! CFD Desa Gentasari Cilacap Diserbu Warga
Ratusan warga saat ikut senam bersama di CFD Desa Gentasari, Kroya, Cilacap. (FA)

SEPUTARBANYUMAS.COM – Kegiatan Car Free Day (CFD) pertama yang digelar di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (11/5/2025), menjadi salah satu momen bersejarah yang menggembirakan bagi masyarakat setempat.

Selain sebagai ajang olahraga dan kesehatan, CFD ini juga membuka kesempatan emas untuk mempromosikan potensi wisata desa dan mendorong perkembangan UMKM lokal.

IMG 20250512 WA0011 Lounching Perdana! CFD Desa Gentasari Cilacap Diserbu Warga
Warga saat berburu kuliner di CFD Gentasari (FA).

Kepala Desa Gentasari, Budi Harsono, menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul setelah desa mereka mendapat pengakuan sebagai Desa Wisata oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap.

“Kegiatan CFD ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui olahraga, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan sektor wisata desa dan memberdayakan UMKM lokal yang memiliki potensi besar,” kata Budi.

CFD Gentasari berlangsung di lapangan desa dan sepanjang jalan Gentasari – Nusajati, yang diubah menjadi pusat aktivitas seni, budaya, dan ekonomi.

Selain senam bersama yang diselenggarakan untuk masyarakat, pengunjung dapat menikmati beragam kuliner kekinian dan berbagai permainan anak-anak yang menambah keceriaan.

“Kami juga menampilkan pentas seni tradisional seperti calung dan kentongan, yang menjadi daya tarik tersendiri,” tambahnya.

Baca juga  Kapal Nelayan Pencari Benur Terbalik di Teluk Penyu Cilacap, Dua ABK Selamat
IMG 20250512 WA0010 Lounching Perdana! CFD Desa Gentasari Cilacap Diserbu Warga
Seni kentongan meriahkan CFD Gentasari. (FA).

Namun yang paling mencuri perhatian adalah partisipasi UMKM lokal. Sebanyak 38 pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka stan kuliner dan produk kerajinan.

Meski ini adalah CFD pertama, antusiasme dari pelaku usaha dan pengunjung sudah sangat terasa. “Ini adalah langkah awal yang baik. Kami berharap kegiatan seperti ini akan semakin berkembang di masa depan,” ungkap Budi.

Dengan panjang area sekitar 125 hingga 150 meter, kawasan ini menyediakan ruang bagi lebih dari 100 pelaku UMKM untuk mengenalkan produk mereka kepada masyarakat, memberikan peluang bagi perekonomian lokal untuk berkembang. Kegiatan ini memberi ruang bagi usaha kuliner dan kerajinan lokal untuk diperkenalkan lebih luas, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Ke depannya, pemerintah desa Gentasari berencana untuk mengadakan CFD secara rutin, baik setiap minggu, dua minggu sekali, ataupun sebulan sekali, guna terus mendukung promosi wisata desa dan pertumbuhan sektor UMKM. Kegiatan CFD ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Gentasari.

Baca juga  Gentasari Cilacap Porak-poranda Diterjang Angin Kencang, Atap Rumah Terbang Garasi TK Ambruk