Muscam XI Kukuhkan 4 Pimpinan Kecamatan, Golkar Cilacap Matangkan Mesin Organisasi

Faiz Ardani
Ketua DPD Golkar Cilacap Teti Rohatiningsih kukuhkan 4 PK saat Muscam di Maos. (Faiz Ardani).

DPD Partai Golkar Kabupaten Cilacap menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI di GOR Cilmas Raya, Desa Karangrena, Kecamatan Maos, Minggu (21/6/2026). Dalam agenda tersebut, Golkar mengukuhkan kepengurusan Pimpinan Kecamatan (PK) dari empat wilayah sekaligus, yakni Maos, Sampang, Kesugihan, dan Jeruklegi.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Golkar Cilacap yang juga anggota DPR RI, Teti Rohati Ningsih, mantan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Sekretaris Jenderal Mitra Patriasmoro, jajaran pengurus partai, serta ratusan kader Golkar dari berbagai wilayah.

Menurut Teti, pelaksanaan Muscam merupakan bagian dari penyelesaian struktur organisasi partai hingga tingkat bawah sesuai amanat organisasi.

“Alhamdulillah Muscam ke-11 di Dapil 6 bisa terlaksana dengan lancar. Sebelum pelaksanaan hari ini sudah ada pramuscam dan semuanya berjalan baik. Saya memang menargetkan seluruh proses ini selesai pada bulan Juni,” kata Teti.

 

Muscam Penataan Organisasi

Ketua DPD Golkar Cilacap Teti Rohatiningsih menyerahkan bendera Golkar kepada 4 PK saat Muscam di Maos. (Faiz Ardani).
Ketua DPD Golkar Cilacap Teti Rohatiningsih menyerahkan bendera Golkar kepada 4 PK saat Muscam di Maos. (Faiz Ardani).

Teti menegaskan pelaksanaan Muscam bukan semata-mata untuk menghadapi agenda politik seperti Pilkada maupun Pemilu. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kebutuhan organisasi yang harus dituntaskan mulai dari tingkat pusat hingga desa.

Baca juga  Jaringan Uang Palsu Rp3,3 Miliar Bermodus Mistis Dibongkar Polresta Cilacap

Ia menjelaskan bahwa struktur kepengurusan partai harus segera lengkap hingga tingkat pimpinan desa (Pimdes) sebagai bagian dari pelaksanaan aturan organisasi.

“Ini kebutuhan struktur organisasi secara top-down. Mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa harus segera diselesaikan sesuai AD/ART partai,” ujarnya.

Dengan rampungnya Muscam di sejumlah kecamatan, Golkar Cilacap kini fokus melanjutkan pembentukan dan penguatan struktur hingga tingkat desa.

 

Fokus Kaderisasi dan Konsolidasi Internal

Usai pengukuhan kepengurusan kecamatan, DPD Golkar Cilacap akan memprioritaskan program kaderisasi serta penguatan organisasi.

Teti mengungkapkan berbagai bidang yang telah dibentuk di tingkat DPD akan mulai menjalankan program kerja secara bertahap sesuai target jangka pendek dan jangka panjang partai.

“Setelah struktur selesai, fokus kami kaderisasi, pendataan KTA, kemudian program-program dari masing-masing bidang akan berjalan sesuai tahapan yang sudah direncanakan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran kader Golkar di tengah masyarakat. Menurutnya, pengurus partai tidak boleh hanya aktif saat momentum politik, tetapi harus terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat.

Baca juga  Curug Tonjong Panto di Desa Wisata Sadahayu Majenang, Surga Tersembunyi Wisata Cilacap dengan Nuansa Alami

“Keberadaan kita harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Jangan setelah jadi pengurus kemudian hanya duduk nyaman. Saya tidak bisa seperti itu, semua harus bergerak bersama,” tegasnya.

 

Rangkul Generasi Z dan Senior

Ratusan Kader hadiri Muscam XI Golkar Cilacap di Karangrena Maos Cilacap. (Faiz Ardani).
Ratusan Kader hadiri Muscam XI Golkar Cilacap di Karangrena Maos Cilacap. (Faiz Ardani).

Dalam menyusun kepengurusan, Golkar Cilacap mengombinasikan kader muda dan senior. Teti menyebut sekitar 60 persen kepengurusan saat ini berasal dari kalangan Generasi Z, sementara 40 persen lainnya merupakan kader senior yang berpengalaman.

Menurutnya, perpaduan tersebut penting untuk menjaga regenerasi sekaligus menghormati jasa kader lama yang telah membesarkan partai.

“Kami merangkul semua kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga berbagai organisasi. Komposisi kepengurusan saat ini sekitar 60 persen Gen Z dan 40 persen senior. Yang senior tetap harus dihormati dan dihargai,” katanya.

Untuk menjaga soliditas partai, DPD Golkar Cilacap juga akan menggelar berbagai agenda konsolidasi seperti rapat pleno, rapat kerja daerah, hingga pembinaan rutin di masing-masing wilayah.

 

Pasang Target 12 Kursi DPRD

Di akhir kegiatan, Teti secara terbuka menyampaikan target politik Golkar Cilacap pada Pemilu mendatang. Ia optimistis partainya mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Cilacap. “Targetnya 12 kursi DPRD,” ujar Teti.

Baca juga  Wijayakusuma FC Cilacap Taklukkan Persak Kebumen

Target tersebut menjadi salah satu fokus utama Golkar Cilacap setelah proses konsolidasi dan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat desa selesai dilakukan dalam waktu dekat.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!