Polisi Amankan 2 Pria Diduga Palak Sopir Bus di Terminal Cilacap

Faiz Ardani
Dua pria diamankan usai diduga melakukan pemalakan di terminal Cilacap. (Polresta Cilacap).

Praktik pemalakan yang menyasar sopir dan kondektur bus di Terminal Cilacap akhirnya terungkap. Dua pria yang diduga terlibat aksi pungutan liar (pungli) diamankan aparat Polresta Cilacap pada Selasa (24/3/2026).

 

Terungkap Berkat Laporan Masyarakat

Kasi Humas Polresta Cilacap, IPDA Galih Secahyo, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang resah dengan adanya praktik pemalakan di kawasan terminal.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kapolresta Cilacap dengan memerintahkan jajaran di lapangan untuk segera melakukan pengecekan dan penindakan.

“Setelah menerima laporan adanya praktik pemalakan di area terminal, Kapolresta langsung memerintahkan anggota Polsek Cilacap Tengah untuk segera melakukan penindakan di lapangan,” ujar Galih.

Menindaklanjuti perintah tersebut, personel Reskrim bersama Samapta Polsek Cilacap Tengah langsung bergerak menuju lokasi di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Gunungsimping.

 

Pelaku Ditangkap Saat Beraksi

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati dua pria yang diduga tengah melakukan pungutan terhadap sopir dan kondektur bus. Modusnya, pelaku meminta sejumlah uang kepada sopir bus yang sedang parkir maupun saat menaikkan penumpang.

Baca juga  Libur Panjang, Polresta Cilacap Turun Gunung! Pantai-Pantai Ramai Wisatawan, Polisi Siaga Penuh

Kedua pelaku masing-masing berinisial YP (50) dan NS (41), yang merupakan warga Cilacap. Dari tangan keduanya, polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang diduga hasil pungutan liar.

 

Polisi Tegaskan Tak Ada Ruang Premanisme

Galih menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk praktik premanisme di wilayah hukum Polresta Cilacap. Penindakan ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk pungli dan pemalakan yang meresahkan. Selain penegakan hukum, kami juga melakukan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

 

Pembinaan dan Pengawasan Ditingkatkan

Selain mengamankan pelaku, polisi juga melakukan langkah preventif dengan memberikan pembinaan kepada para pengurus dan koordinator angkutan di Terminal Cilacap. Hal ini dilakukan untuk mencegah praktik serupa kembali terjadi.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap pelaku, pemeriksaan lebih lanjut, serta menyita barang bukti sebagai bagian dari proses hukum.

Polresta Cilacap memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya di titik-titik yang dinilai rawan. Langkah ini diambil guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para sopir dan penumpang di terminal.

Baca juga  Awaluddin Muuri Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!