Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Ziarah Makam Leluhur, Awal Sakral Tradisi Memetri Bumi Banjarwaru Cilacap
Cilacap

Ziarah Makam Leluhur, Awal Sakral Tradisi Memetri Bumi Banjarwaru Cilacap

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 28 Juni 2025 19:35
Faiz Ardani
Membagikan
img 20250628 wa0012 Ziarah Makam Leluhur, Awal Sakral Tradisi Memetri Bumi Banjarwaru Cilacap
Perangkat Desa Banjarwaru saat ziarah ke makam pendiri Desa. (Faiz Ardhani)
Membagikan
img 20250628 wa0012 Ziarah Makam Leluhur, Awal Sakral Tradisi Memetri Bumi Banjarwaru Cilacap
Perangkat Desa Banjarwaru saat ziarah ke makam pendiri Desa. (Faiz Ardhani)

SEPUTARBANYUMAS.COM – Di tengah arus modernisasi, masyarakat Desa Banjarwaru, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, tetap setia menjaga jati diri dan nilai-nilai warisan leluhur. Hal itu tercermin dalam pembukaan tradisi tahunan Memetri Bumi, yang diawali dengan ziarah ke makam para pendiri desa, Jumat (27/6/2025).

Tradisi ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi refleksi spiritual dan sejarah yang kuat, sekaligus penanda datangnya bulan Suro dalam kalender Jawa dan tahun baru Islam.

Rombongan ziarah dipimpin langsung oleh Kepala Desa Banjarwaru, Mugi Prihantono, bersama perangkat desa, tokoh adat, dan sesepuh masyarakat. Mereka menyambangi empat situs makam yang dianggap keramat dan penuh nilai historis: Eyang Banjarsari di wilayah Pesuruhan, Eyang Tanjungsari, Eyang Naya Krama, serta Eyang Lurah Pertama Banjarwaru (Wangsa Thirta, Somayasa, Mbah Putu).

Menurut Kuat Santoso, sesepuh desa, ziarah ini bukan sekadar ritual penghormatan, tapi pengingat tentang jati diri warga Banjarwaru. “Tujuannya supaya kita tidak lupa pada sejarah. Kita harus ingat perjuangan para leluhur yang membentuk desa ini. Dengan begitu, kita menjadi warga yang tahu diri dan tahu asal-usul,” tuturnya.

Baca juga  Sapi Jumbo Pilihan Presiden Prabowo untuk Cilacap, Beratnya Setara Mobil Avanza

Tradisi Memetri Bumi berlangsung selama empat hari, 27 hingga 30 Juni, dan mencakup berbagai kegiatan sarat makna. Sekretaris Desa, Wahid Azis, menjelaskan bahwa rangkaian ini melibatkan ritual penyembelihan kerbau, resik punden Nyi Larik, hingga pagelaran seni tradisional seperti lengger dan ketoprak.

Puncaknya adalah kirab tenong dan gunungan hasil bumi, yang diarak mengelilingi desa dari rumah pasemuan menuju pendopo desa, disambung dengan ritual kepungan dan ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Lebih dari sekadar perayaan, tradisi Memetri Bumi menjadi pengikat antara masa lalu dan masa depan. Masyarakat diajak menyatu dengan alam, menghargai sejarah, dan memperkuat nilai gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan desa.

“Harapannya, masyarakat tahu sejarah dan budaya Banjarwaru. Akar budaya ini harus dimengerti, paling tidak oleh warganya sendiri,” pungkas Wahid Azis.

Tradisi ini membuktikan bahwa kearifan lokal tidak hanya hidup dalam nostalgia, tetapi juga relevan sebagai pemandu arah menuju masa depan yang berakar kuat dan tumbuh seimbang.

TAG:berita cilacap terkini
Artikel Sebelumnya img 20250628 wa0011 Dua Remaja Banyumas Ditangkap Usai Aniaya Pemuda di Cilacap, Polisi: Sangat Meresahkan Dua Remaja Banyumas Ditangkap Usai Aniaya Pemuda di Cilacap, Polisi: Sangat Meresahkan
Artikel Selanjutnya img 20250628 wa0013 Wow! Penumpang Disambut Lengger dan Bawor di Stasiun Purwokerto, Serasa Pesta Budaya Wow! Penumpang Disambut Lengger dan Bawor di Stasiun Purwokerto, Serasa Pesta Budaya
ISRA MIRAJ
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?