Batu Raksasa Hantam Rumah Warga di Watukumpul Pemalang, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Heri C
Penampakan batu raksasa yang masuk rumah warga di Watukumpul Pemalang, Jumat malam (15/5/2026). (Foto: Dok BASARNAS SEMARANG)

Sebuah batu alam berukuran raksasa dengan diameter lebih dari 2,5 meter menggelinding dari tebing dan menghantam rumah warga di Dukuh Pejarakan, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Kamis (14/5/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun rumah mengalami kerusakan parah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.

Rumah yang tertimpa batu diketahui milik Karmudi, warga RT 007 RW 001 Dukuh Pejarakan. Saat kejadian, terdapat lima orang penghuni di dalam rumah tersebut.

Berdasarkan laporan kejadian, batu longsor terjadi sekitar pukul 21.05 WIB. Batu berukuran besar itu meluncur dari atas tebing lalu menjebol tembok rumah dan masuk ke dalam ruangan warga.

Peristiwa tersebut diduga dipicu angin kencang yang terjadi di wilayah setempat. Kayu yang sebelumnya mengganjal batu di tebing disebut tidak mampu lagi menahan beban sehingga batu akhirnya longsor dan mengarah ke permukiman warga.

“Batu dengan diameter sekitar 2,5 meter menggelinding dari atas tebing dan menimpa rumah warga. Tidak ada korban jiwa, namun kerusakan rumah cukup parah,” ujar Naufal Hanif, Tim SAR Pemalang, Jumat (15/5/2026).

Baca juga  Speling Jadi Andalan Layanan Kesehatan Gratis, Hampir 900 Desa di Jateng Terlayani

Usai kejadian, aparat gabungan bersama warga langsung melakukan pengecekan dan mitigasi di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan longsoran susulan. Unsur yang terlibat antara lain Pemerintah Desa Wisnu, Polsek Watukumpul, Koramil Watukumpul, Pemerintah Kecamatan Watukumpul, serta DESTANA Wisnu.

Warga sekitar juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di bawah tebing maupun daerah rawan longsor, mengingat cuaca ekstrem dan angin kencang masih berpotensi terjadi.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!