Speling Jadi Andalan Layanan Kesehatan Gratis, Hampir 900 Desa di Jateng Terlayani

Syarif TM
Program dokter spesialis keliling (Speling) Pemprov Jawa Tengah telah menjangkau hampir 900 desa dengan layanan kesehatan gratis. Puluhan ribu warga desa kini mendapat pemeriksaan langsung dari dokter spesialis. (dok. Pemprov)

PROGRAM dokter spesialis keliling (Speling) milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kian mengukuhkan diri sebagai andalan layanan kesehatan gratis berbasis desa. Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, program ini telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan se-Jawa Tengah.

Tak hanya luas jangkauannya, dampak Speling juga nyata. Hingga awal Februari 2026, tercatat 88.979 warga telah mendapatkan layanan kesehatan langsung dari dokter spesialis di desanya masing-masing.

Diluncurkan Maret 2025, Speling Dekatkan Dokter Spesialis ke Desa

Program Speling diluncurkan pada Maret 2025 sebagai salah satu program prioritas pasangan Ahmad Luthfi–Taj Yasin. Tujuannya jelas, yakni mendekatkan layanan dokter spesialis kepada masyarakat desa yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan rujukan.

Hingga kini, sekitar 920 tim Speling telah diterjunkan secara bergilir untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis gratis. Target akhir program ini adalah menjangkau 1.278 desa sasaran di seluruh Jawa Tengah.

Baca juga  Ketua DPRD Jateng: Pentingnya Mitigasi untuk Kurangi Dampak Bencana

“Jawa Tengah mendukung penuh cek kesehatan gratis. Target kita seribu desa, dan hari ini hampir 900 desa sudah kita lakukan cek kesehatan gratis,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Selasa (10/2/2026).

Layanan Lengkap, dari Ibu Hamil hingga Kesehatan Jiwa

Program Speling tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga menghadirkan layanan spesialis untuk penyakit dan kelompok tertentu. Layanan tersebut meliputi:

  • Skrining tuberkulosis (TBC)
  • Pemeriksaan kanker serviks
  • Antenatal care (ANC) bagi ibu hamil
  • Layanan kesehatan penyandang disabilitas
  • Pemeriksaan kesehatan jiwa oleh dokter spesialis kejiwaan

Hampir 90 Ribu Warga Sudah Terlayani

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 9 Februari 2026, dari total 88.979 warga yang telah terlayani Program Speling:

  • 11.777 orang mendapatkan layanan ANC ibu hamil
  • 4.230 orang menjalani pemeriksaan kanker serviks
  • 24.997 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa
  • 39.031 orang menjalani pemeriksaan TBC
  • Sisanya mendapatkan layanan pemeriksaan penyakit lainnya
Baca juga  Bupati Pati Sudewo, Dulu Didemo Besar-besaran agar Dimakzulkan, Kini Ditangkap KPK

Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis Nasional

Dalam pelaksanaannya, Program Speling terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah pusat. Hingga November 2025, capaian CKG di Jawa Tengah telah mencapai 10.878.489 jiwa, menjadikannya tertinggi secara nasional.

“Ini sudah menjadi keinginan masyarakat untuk kesehatan gratis. Mau sehat atau mau sakit, cek dulu. Program dokter spesialis keliling menjadi andalan karena masyarakat desa benar-benar terlayani langsung oleh dokter spesialis. Untuk CKG, Jawa Tengah nomor satu nasional,” tegas Ahmad Luthfi.

Menkes: Tahun 2026 Pemeriksaan Sekaligus Pengobatan

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang terus diperkuat.

Pada tahun 2026, cakupan program tidak hanya berhenti pada pemeriksaan, tetapi juga mencakup pengobatan langsung.

“Obat langsung diberikan setelah pemeriksaan. Penyakit seperti darah tinggi dan gula darah harus dijaga. Tidak boleh dianggap enteng, karena bisa berdampak ke organ lain seperti jantung,” ujar Menkes.

Baca juga  Klinik Rubara Banjarnegara Jadi Rujukan, Rutan Wonosobo Lakukan Studi Tiru Akreditasi

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.