PANGLIMA Santri Gayeng Nusantara (SGN) yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, terus memperkuat pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan. Melalui kolaborasi bersama organisasi Santri Gayeng Nusantara, layanan dokter spesialis gratis kini mulai menjangkau wilayah pelosok di Kabupaten Pekalongan.
Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar SGN Kabupaten Pekalongan bekerja sama dengan RSUD Kajen dan Pemerintah Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Dalam kegiatan itu, sekitar 250 warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari enam dokter spesialis RSUD Kajen. Pelayanan yang tersedia meliputi pemeriksaan paru, penyakit dalam, mata, THT, anak, kandungan (OBGYN), kesehatan jiwa, psikologi klinis, hingga rehabilitasi medik.
Program Spesialis Keliling Didorong Menjangkau 35 Kabupaten/Kota
Taj Yasin yang juga menjabat Panglima Santri Gayeng Nusantara mengatakan, sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting agar layanan kesehatan bisa menjangkau masyarakat desa yang jauh dari fasilitas rumah sakit.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Harus menggandeng organisasi dan stakeholder yang ada, salah satunya teman-teman SGN,” ujar Gus Yasin.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Spesialis Keliling (Spelling) yang terus diperkuat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di 35 kabupaten/kota.
Melalui program itu, rumah sakit daerah didorong rutin menghadirkan layanan dokter spesialis langsung ke desa-desa sehingga masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit.
“Program Spelling ini kami dorong terus supaya masyarakat desa bisa mendapatkan layanan dokter spesialis tanpa harus datang jauh ke rumah sakit,” katanya.
Pemeriksaan Kesehatan Mental Jadi Fokus Tambahan
Selain layanan pemeriksaan fisik, kegiatan tersebut juga menyediakan pemeriksaan kesehatan mental melalui layanan psikolog dan psikiater. Langkah ini dilakukan untuk membantu deteksi dini gangguan kesehatan mental di tengah masyarakat.
Gus Yasin menegaskan, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan karena banyak penyakit tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
“Kadang masyarakat merasa sehat, tetapi setelah diperiksa ternyata ada gejala penyakit tertentu. Karena itu pemeriksaan dini sangat penting,” jelasnya.
Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Gratis Kolaborasi Santri Gayeng dan Pemprov
Ketua Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pekalongan, KH Sabilal Rosyad, mengatakan organisasinya selama ini aktif bergerak di bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Pihaknya berharap kegiatan kolaboratif bersama pemerintah dapat terus membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Kami ingin terus hadir membantu masyarakat bersama pemerintah dan berbagai mitra lainnya. Semoga kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh layanan dokter spesialis yang biasanya hanya tersedia di rumah sakit.
Salah seorang warga, Fatimah Zahra (28), mengaku terbantu karena dapat memeriksakan kandungannya sekaligus menjalani USG secara gratis.
“Pelayanannya lengkap, ada USG juga, jadi sangat membantu,” katanya.
Sementara itu, Margono (69), warga yang mengikuti pemeriksaan mata, berharap layanan kesehatan spesialis keliling dapat rutin digelar di desa-desa.
“Kalau harus ke rumah sakit jaraknya jauh dan perlu biaya transportasi. Jadi kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
*Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



