BNPB Ungkap Bencana di Jawa Tengah pada 6-13 November 2025, Ini Perinciannya

Djamal SG
BNPB mengungkap data bencana pada 6-13 November 2025. (instagram BNPB)

BNPB menginformasikan bencana yang terjadi pada 6 sampai 13 November 2025. Salah satu yang diungkap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adalah bencana yang terjadi di wilayah Jawa Tengah dalam rentang waktu tersebut.

Dalam keterangan yang diunggah di Instagram BNPB diungkap juga perincian tentang warga yang terdampak dari musibah di Jawa Tengah Tersebut. Hanya saja, penyebutan bencana disebut per kabupaten, bukan per titik bencana.

BNPB Ungkap Banjir di Jawa Tengah

Data BNPB menyebutkan, daerah yang mengalami banjir pada 6-13 adalah Kabupaten Brebes. Banjir di Brebes pada 8 November 2025 telah membuat 3 jiwa meniggal dunia. Kemudian, 324 KK/866 jiwa terdampak. Lalu, 1 KK/1 jiwa menungsi.

Kemudian, ada 3 rumah yang rusak berat. Ada dua rumah yang rusak sedang. Ada 19 rumah yang rusak ringan. Total rumah yang terdampak banjir tersebut adalah ada 41 unit. Fasilitas umum yang terdampak ada 6 unit. Ada 22 hektar lahan yang terdampak. Banjir tersebut telah surut.

Baca juga  Gerakan Bersih-bersih Masjid di Kebumen Diluncurkan

Lalu, banjir juga terjadi di Kabupaten Cilacap pada 8 November 2025. Ada 1.201 KK/4.804 jiwa yang terdampak. Ada 41 KK/74 jiwa yang mengungsi. Kemudian, ada 1.201 rumah yang terdampak. Ada 4 fasilitas umum yang terdampak. Situasi banjir berangsur surut.

Kemudian banjir juga terjadi di Kabupaten Banyumas pada 8 November 2025 dengan 50 KK/108 jiwa tedampak. Kemudian ada 50 rumah yang terdampak. Banjir tersebut sudah surut.

Pada 12 November 2025, banjir juga terjadi di wilayah Kabupaten Banyumas dengan 399 KK/213 jiwa terdampak. Ada 53 rumah terdampak. Lalu, 1 unit fasilitas umum terdampak dan banjir berangsur surut.

Selanjutnya, banjir di wilayah Kabupaten Kebumen pada 9 November 2025. Ada 715 KK/2.300 jiwa yang terdampak. Ada 2 KK/10 jiwa yang mengungsi. Ada 715 rumah yang terdampak. Kemudian ada satu fasilitas umum yang terdampak. Kondisi mutakhir  banjir telah surut.

Lalu, banjir juga terjadi di Kota Tegal pada 12 November 2025. Ada 66 KK atau 261 jiwa yang terdampak. Ada 66 rumah yang terdampak. Kondisi banjir berangsur surut.

Baca juga  Hari Ketiga Tragedi Longsor Majenang: 8 Korban Berhasil Dievakuasi, 12 Warga Masih Dicari!

Bencana Angin Kencang

Bencana angin kencang terjadi di Kabupaten Brebes pada 8 November 2025. Ada 16 KK/64 jiwa yang terdampak. Lalu ada 4 unit rumah yang rusak berat, 12 rumah rusak ringan. Kini keadaan telah kondusif.

Kemudian, bencana angin kencang terjadi di Kabupaten Batang pada 10 November 2025. Ada 10 KK/40 jiwa yang terdampak. Ada 10 rumah terdampak. Ada 1 unit fasilitas umum terdampak dan kondisi sudah kondusif.

Bencana Tanah Longsor

Tanah longsor terjadi di Kabupaten Cilacap pada 8 November 2025 dengan 11 KK/44 jiwa terdampak. Ada 11 rumah terdampak. Kemudan 1 fasilitas umum terdampak. Situasi sudah kondusif.

Tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Cilacap pada 13 November 2025. Ada 3 jiwa meniggal dunia dan 20 jiwa hilang. Ada 3 jiwa luka-luka dan 12 rumah terdampak. Ada 6,5 hektar lahan terdampak. Kondisi mutakhir dalam penanganan.

Informasi

Informasi di atas dari BNPB memag berpotensi berubah. Khususnya daerah yang sedang mengalami penanganan seperti tanah longsor yang ada di Cilacap. Selain itu, informasi di atas adalah terkait dengan bencana yang memberi dampak signifikan.

Baca juga  Gubernur Jateng Perintahkan Relokasi Besar! 3,5 Hektare Lahan Disiapkan untuk Korban Longsor Majenang

Adapun bencana lain di Jawa Tengah dalam kurun waktu 6 sampai 13 November 2025 memang ada. Tapi memang tidak memberi dampak yang signifikan.

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.