Bupati Pati Sudewo, Dulu Didemo Besar-besaran agar Dimakzulkan, Kini Ditangkap KPK

Djamal SG
Bupati Pati Sudewo. (dok Setda Pati)

Bupati Pati Sudewo ditangkap KPK dalam dugaan kasus korupsi, Senin (19/1/2026). Dulunya, dia didemo besar-besaran oleh warga untuk dimakzulkan.

Nama Bupati Pati tersebut mencuat ke isu nasional ketika dia didemo besar-besaran oleh warganya pada 13 Agustus 2025. Saat itu, gelombang protes besar-besaran terjadi di Pati. Pasalnya, warga protes keras atas kebijakan Bupati yang menaikkan pajak bumi dan bangunan sampai 250 persen.

Kenaikan pajak bumi bangunan sampai 250 persen itu dinilai keterlaluan. Warga kemudian memprotes besar-besaran dan meminta agar Bupati Pati tersebut dimakzulkan. Sekalipun kemudian kenaikan pajak bumi dan bangunan itu dibatalkan, gelombang protes tetap terjadi.

Tekanan pemakzulan menguat. Bahkan, anggota DPRD Pati pun sudah ada yang setuju dengan pemakzulan tersebut. Tapi pada akhirnya di Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pansus Hak Angket Kebijakan Bupati Pati pada 31 Oktober 2025, pemakzulan ditolak.

Lebih banyak anggota DPRD Pati yang menolak pemakzulan daripada mendukung pemakzulan pada Sudewo.

Baca juga  Bupati Pati Sudewo Ditahan KPK, Diduga Lakukan Pemerasaan Gila-gilaan Hingga Miliaran Rupiah pada Calon Perangkat Desa

Sudewo Berurusan dengan KPK

Tak lama setelah demo besar-besaran di Pati, KPK memeriksa Sudewo. Tapi pemeriksaan terkait dugaan korupsi proyek kereta api Kementerian Perhubungan. Pemeriksaan tersebut dalam kapasitas Sudewo sebagai anggota DPR RI.

Sebelum menjadi Bupati Pati, dia sempat menjadi anggota DPR RI. Pemeriksaan dilakukan pada 27 Agustus 2026. Lima bulan setelah diperiksa KPK, Sudewo ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di Pati pada Senin (19/1/2026).

Penangkapan pada Bupati Pati itu terkonfirmasi karena juru bicara KPK Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkannya. Budi membenarkan bahwa KPK melakukan operasi tangkap tangan di Pati.

Karier Politik

Sudewo adalah pria yang lahir di Pati pada 11 Oktober 1968. Dia pernah menjadi kader Partai Demokrat. Dia pun terpilih menjadi anggota DPR RI melalui Partai Demokrat untuk masa tugas 2009-2013.

Pada 2014, dia memutuskan untuk pindah ke Gerindra. Kemudian, terpilih menjadi anggota DPR RI melalui Gerindra pada 2019-2024. Selanjutnya, dia terpilih menjadi Bupati Pati dalam Pilkada Pati 27 November 2024.

Baca juga  Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq Ditangkap KPK: Ayah Penyanyi Legendaris, Suami Anggota DPR

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.