Informasi terkait situasi hutan Gunung Slamet yang mengkhawatirkan makin terkuak. Bukan hanya soal tambang di wilayah lereng hutan Gunung Slamet area Banyumas. Fenomena mengkhawatirkan juga terjadi di wilayah hutan Gunung Slamet area Tegal dan Brebes.
Berdasarkan citra satelit dari Google, akun Instagram Pendaki Ampeg juga memperlihatkan adanya alih fungsi lahan di hutan gunung tersebut yang masuk area Sirampog Brebes dan Bumijawa Tegal. Hutan beralih fungsi jadi lahan sayuran.
Kondisi tersebut mengkhawatirkan karena membuat serapan air di wilayah dataran tinggi gunung tersebut tidak maksimal. Dikhawatirkan bisa memicu bencana.
Sorotan terkait Slamet ini mulanya terkuak di wilayah Banyumas. Dari citra satelit terlihat adanya penambangan yang nyata di hutan gunung tersebut yang masuk wilayah Kabupaten Banyumas.
Sorotan Gunung Slamet
Sorotan pada Gunung Slamet ini adalah teriakan dari banyak pihak di media sosial. Teriakan ini adalah bentuk kekhawatiran yang nyata terkait masalah lingkungan. Sorotan ini terjadi tak jauh dari momen bencana besar di Sumatera.
Seperti diketahui bencana longsor dan banjir terjadi di beberapa wilayah yang masuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ribuan jiwa mengungsi, ratusan warga meninggal dunia. Kerusakan terjadi di mana-mana akibat longsor dan banjir yang melanda.
Yang lebih mencengangkan ternyata banjir diikuti dengan adanya gelondongan kayu.
Banyak pihak menilai bahwa gelondongan kayu tersebut dari aktivitas membabatan hujan. Nalar umumnya adalah jika daerah dataran tinggi kehabisan pohon, maka daya serap daerah itu pada air akan melemah. Imbasnya air yang tak terserap maksimal akan turun ke dataran lebih rendah dan banjir pun terjadi.
Situasi kepedulian pada wilayah dataran tinggi di berbagai daerah mencuat. Termasuk di area hutan Gunung Slamet. Aksi penambangan atau alih fungsi lahan dikhawatirkan akan berdampak pada kondisi lingkungan, khususnya di daerah dataran rendah.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.







