Puskesmas Cilacap Selatan I menggelar Lokakarya Mini Tribulan IV pada Kamis (05/12/2025) di Pendopo Kecamatan Cilacap Selatan. Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja selama tiga bulan terakhir, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat sinergi antara Puskesmas dengan berbagai lintas sektor terkait.
Lokakarya ini fokus pada identifikasi masalah pelayanan kesehatan, perumusan solusi, penyusunan rencana tindak lanjut, hingga menyusun jenis dan standar pelayanan untuk tahun 2026.
Kesehatan Tanggung Jawab Bersama
Acara ini dihadiri oleh beragam stakeholder, termasuk Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (DKKB) Kabupaten Cilacap, Forkopimcam Cilacap Selatan, Korwil Bidik, Koordinator KB, PP dan PA, Kepala KUA, Kepala Puskeswan, unsur pendidikan, CSR, dan tenaga kesehatan.
Kasi Kesra Kecamatan Cilacap Selatan, Galih Gumantri, menegaskan pentingnya kolaborasi. Sembari membuka acara, ia menyampaikan bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab Puskesmas semata.
“Kolaborasi harus terus dijaga untuk saling mendukung kegiatan yang ada. Kami menekankan bahwa peran serta seluruh lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menuntaskan beragam permasalahan kesehatan di masyarakat,” katanya.
Ketua Tim Advokasi pada DKKB Kabupaten Cilacap, Panca Asri, menjelaskan bahwa Lokakarya Mini Lintas Sektor ini sangat krusial sebagai wadah masukan bagi Puskesmas. Permasalahan kompleks seperti stunting, TBC, hingga kesuksesan program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan koordinasi dan kerjasama yang erat dari semua pihak terkait.
Identifikasi Masalah dan Komitmen Bersama
Dalam paparannya, dr. Eti Putranti dari Puskesmas Cilacap Selatan I memaparkan hasil evaluasi. Berdasarkan data kunjungan pasien periode Oktober hingga November 2025, tercatat adanya 10 besar jenis penyakit yang menjadi perhatian utama.
dr Eti juga menyoroti beberapa kegiatan yang membutuhkan komitmen lintas sektoral yang kuat ke depannya, antara lain, penjaringan dan cek kesehatan gratis di sekolah, pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada siswa SD,pemberian vaksin HPV untuk siswa kelas 9 putri, pemeriksaan deteksi dini kanker serviks danpemantauan obat bagi pasien TBC.
“Terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini, kedepannya harus semakin kita tingkatkan,” kata dr Eti Putranti.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang produktif dan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk penyusunan Jenis Pelayanan dan Standar Pelayanan Puskesmas Cilacap Selatan I Tahun 2026, menandai keseriusan semua pihak dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







