Jembatan di Sempor Roboh, Tak Bisa Dilewati dari Makam Menuju Cagar Budaya Banyak Wide

Djamal SG
Jembatan di Desa Pekuncen Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen roboh. (Instagram Polres Kebumen)

Sebuah jembatan di Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, roboh pada Kamis (26/2/2026) petang. Jembatan itu adalah penghubung makam Desa Pekuncen dengan Cagar Budaya Banyak Wide. Imbasnya, jembatan dengan panjang 4 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 4 meter itu tak bisa dilewati.

“Kondisi bangunan sudah lama dan sebagian material mengalami pelapukan. Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan juga cukup tinggi sehingga mempercepat abrasi dari aliran irigasi Watu Barut,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Jumat (27/2/2026) seperti dikutip dari Instagram Polres Kebumen.

Kapolres mengatakan, mulanya ada dua warga yang melihat langsung jembatan roboh tersebut. Lalu melaporkan ke Sekretaris Desa Pekuncen, Eko Prasetyo, pada pukul 18.15 WIB. Sekretaris Desa Pekuncen membagi informasi itu ke grup WhatsApp Sempor Siaga.

Lalu, Kapolsek Sempor AKP Wiyono bersama petugas Polsek, perangkat desa dan instansi terkait segera mendatangi lokasi. Dari hasil asesmen awal menunjukkan kerusakan cukup signifikan pada bagian badan jembatan.

Baca juga  Lapas Nirbaya Komitmen Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba

Struktur yang lapuk tak lagi mampu menahan tekanan air dan beban tanah di sekitarnya. Akses jalan penghubung sementara ditutup demi keselamatan warga.

Jembatan Roboh, Kerugian Rp50 Juta

Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp50 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Polsek Sempor sementara memasang tanda penutup, agar warga tidak melintas pada jembatan itu yang berpotensi kecelakaan.

Pemerintah Desa Pekuncen telah melaporkan hasil asesmen kepada Kecamatan Sempor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Sosial Kabupaten Kebumen untuk penanganan lebih lanjut.

Kerja Bakti

Sehari setelah jembatan roboh, aparat bersama pemerintah desa dan warga menggelar kerja bakti untuk membersihkan material yang jatuh ke aliran sungai pada Jumat (27/2/2026).

Kerja bakti dipimpin jajaran Polsek Sempor sebagai tindak lanjut pascakejadian. “Personel Bhabinkamtibmas bersama unsur terkait turun langsung mengangkat puing-puing jembatan yang jatuh ke sungai. Upaya ini untuk mencegah hambatan aliran air sekaligus mengurangi potensi bahaya bagi warga,” ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Baca juga  Kisah Polisi di Brebes: Tak Hanya Olah TKP, Tapi Juga Sukses Jadi Peternak Lele

Hadir dalam kegiatan itu Camat Sempor Marlan, Sekretaris Kecamatan Danang Dwi Hartanto, Bhabinkamtibmas Brigadir Alfian, Babinsa Koptu Kuwarman, perwakilan Dinas Irigasi dan Rawa, Kepala Desa Pekuncen Hasto Nugroho beserta perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Hingga kini jembatan tersebut masih belum dapat dilewati. Struktur yang sebelumnya lapuk dan tergerus arus irigasi belum memungkinkan untuk difungsikan kembali. Aparat telah memasang penutup dan tanda peringatan di sekitar lokasi. “Untuk sementara akses dialihkan melalui jalur alternatif terdekat. Kami mengimbau warga agar tidak memaksakan melintas demi keselamatan,” kata Kapolres.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.