Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Jateng > Ketua DPRD Jateng Minta Sektor Penopang Lumbung Pangan Tetap Maksimal Sekalipun Anggaran Turun
Jateng

Ketua DPRD Jateng Minta Sektor Penopang Lumbung Pangan Tetap Maksimal Sekalipun Anggaran Turun

Djamal SG
Terakhir diperbarui: 22 November 2025 05:12
Djamal SG
Membagikan
Ketua DPRD Jateng
Ketua DPRD Jateng, Sumanto singgung pemangkasan anggaran dari pusat. (dokpri).
Membagikan

DPRD Provinsi bersama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) resmi menandatangani Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara atau KUA-PPAS APBD tahun 2026.

Ketua DPRD Jateng Sumanto menuturkan, fokus Jawa Tengah pada tahun mendatang masih menjadi Lumbung Pangan Nasional.

“Prioritas anggaran ini masih pada mengacu tema daripada visi-misi gubernur jadi Jawa Tengah menjadi Lumbung Pangan Nasional,” ujar Sumanto saat dijumpai usai rapat paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, Kamis, 20 November 2025.

Namun, Sumanto mengungkap adanya penurunan anggaran pada tahun mendatang akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Jadi anggaran ini jumlahnya turun dari tahun kemarin karena dana transfer turun sekitar Rp1,52 triliun. Kalau kemarin Rp24,48 triliun, sekarang Rp22,16 triliun. Jadi masih pada posisi menjadi disetujui hari ini,” ujar Ketua DPRD Jateng.

Imbas pemangkasan dana transfer itu, Sumanto tak menampik ada sektor yang anggarannya belum maksimal.

Kendati begitu, Sumanto berharap sektor pertanian dan peternakan yang menjadi penyokong visi-misi Lumbung Pangan Nasional bisa dimaksimalkan.

Baca juga  Banjarnegara, Pringsewu Jajaki Kerja Sama Pengembangan Mocaf

“Ya, ini memang harus dimaksimalkan, karena belum maksimal. Ada penurunan juga di sektor-sektor yang menjadi prioritas visi-misi Gubernur, itu masih kurang. Ini perlu ada penambahan,” tegas Sumanto.

Ketua DPRD Jateng Singgung Pemangkasan

Lebih jauh, Sumanto membenarkan semua sektor dalam APBD 2026 angkanya akan turun imbas pemangkasan dana transfer. Plafon Anggaran Sementara (PAS) itu, kata dia, akan dipertajam dalam pembahasan APBD.

“Ya, ini baru plafon sementara ya, nanti akan ditajamkan dengan APBD-nya, semuanya akan turun karena ada sektor kekurangan itu. Tapi dipertajam dalam dalam pembahasan APBD,” jelas Sumanto.

Politisi PDI Perjuangan itu tak menampik bahwa pemangkasan dana transfer yang berimbas pada berkurangnya anggaran membuat kinerja program bisa tak maksimal.

Ketua DPRD Jateng menyebut, kemungkinan program di Jawa Tengah akan ada yang menggunakan biaya dari pemerintah pusat imbas pemangkasan dana transfer tersebut.

“Ya, mesti ya berpengaruh pada program kerja, tentunya akan berdampak tidak maksimal, kan? Jadi, mungkin ada program-programdari pusat yang akan membiayai,” kata Sumanto.

Baca juga  Jelang Liga 4 Jateng: Netizen Berbondong-bondong Protes Kebijakan PSSI Jateng

*Info lain bisa dilihat di Instagram kami.

Artikel Sebelumnya Kapolri Bantuan Kapolri Perkuat Penanganan Longsor Majenang
Artikel Selanjutnya Produk UMKM Sumanto Bilang Produk UMKM Harus Unik
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Angin kencang
JatengKebumen

Angin Kencang Bikin Bagian Sebuah Rumah di Buayan Kebumen Roboh

Oleh Djamal SG
jasad
Jateng

Jasad Warga Ditemukan Mengapung di Waduk Wadaslintang Wonosobo

Oleh Djamal SG
Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?